Ward Beren­schot Di­angkat men­jadi Pro­fe­sor Antropologi Poli­tik Uni­ver­si­tas van Am­s­ter­dam

HomePendidikan

Ward Beren­schot Di­angkat men­jadi Pro­fe­sor Antropologi Poli­tik Uni­ver­si­tas van Am­s­ter­dam

Penelit­ian Beren­schot juga berfokus pada topik-topik seperti ke­war­gane­garaan, kek­erasan ko­mu­nal, klien­telisme, ak­ses ter­hadap kead­i­lan dan per­juan­gan kolek­tif di, khusus, In­dia dan In­done­sia. Dia meneliti kerja la­pan­gan den­gan ko­lab­o­rasi ko­lab­o­ratif, penelit­ian kuan­ti­tatif, seperti penelit­ian ahli skala be­sar un­tuk studi ten­tang klien­telisme dan tata kelola.

Sebanyak sepuluh anggota baru KSR Unit IAIN Metro ikuti kegiatan soft skill
Peringati Hari Bela Negara, HIMAS UM Gelar Diskusi OBRAS
Peringatan HGN di Metro, dari napak tilas hingga peluncuran buku

Metro, Mediator.id- Ward Beren­schot resmi di­angkat  se­ba­gai pro­fe­sor melalui pe­nun­jukan khusus Antropologi Poli­tik Kom­para­tif di Asia Se­la­tan dan Teng­gara di Uni­ver­si­tas Am­s­ter­dam (UvA).

Seperti di­lan­sir web­site UvA penelit­ian Beren­schot berfokus pada pema­haman kom­para­tif ten­tang di­namika in­ter­aksi ne­gara-masyarakat, den­gan fokus pada topik-topik seperti ke­war­gane­garaan, kek­erasan ko­mu­nal, klien­telisme, ak­ses ter­hadap kead­i­lan dan aksi kolek­tif di, khusus­nya, In­dia dan In­done­sia.

“Dia meng­gabungkan kerja la­pan­gan etno­grafi men­dalam den­gan or­gan­isasi ko­lab­o­ratif, up­aya penelit­ian kuan­ti­tatif, seperti survei ahli skala be­sar un­tuk studi ten­tang klien­telisme dan tata kelola,”tulis pengu­mu­man terse­but

Menu­rut Beren­schot peneli­tian­nya berfokus pada di­mensi in­for­mal poli­tik, pada je­jar­ing sosial yang menghubungkan poli­tisi dan pemilih. Saya mem­pela­jari bagaimana jaringan terse­but da­pat memainkan peran posi­tif, den­gan mem­bantu orang men­da­p­atkan ak­ses ke layanan pub­lik.  “Tetapi saya juga melakukan penelit­ian ten­tang sisi gelap jaringan poli­tik, karena koneksi in­for­mal ini juga memainkan peran pent­ing dalam memicu kek­erasan an­tara ko­mu­ni­tas agama di In­dia dan In­done­sia. “

Penelit­ian Beren­schot juga berfokus pada topik-topik seperti ke­war­gane­garaan, kek­erasan ko­mu­nal, klien­telisme, ak­ses ter­hadap kead­i­lan dan per­juan­gan kolek­tif di, khusus, In­dia dan In­done­sia. Dia meneliti kerja la­pan­gan den­gan ko­lab­o­rasi ko­lab­o­ratif, penelit­ian kuan­ti­tatif, seperti penelit­ian ahli skala be­sar un­tuk studi ten­tang klien­telisme dan tata kelola.

‘Banyak penelit­ian saya men­dukung pada di­mensi poli­tik in­for­mal, pada je­jar­ing sosial yang menghubungkan poli­tisi dan pemilih. Saya mem­bantu bagaimana men­gak­ses jaringan ini da­pat memainkan peran posi­tif, den­gan mem­bantu orang men­da­p­atkan ak­ses ke layanan pub­lik. Na­mun saya juga melakukan penelit­ian ten­tang sisi hi­tam jaringan poli­tik, karena hubun­gan in­for­mal ini juga memainkan peran pent­ing dalam per­lin­dun­gan an­tara ko­mu­ni­tas agama di In­dia dan In­done­sia,”ujarnya.

Se­jak 2015, Beren­schot sendiri  telah men­jadi peneliti se­nior di Royal Nether­lands In­sti­tute of South­east Asia and Caribbean Stud­ies. Se­belum­nya ia juga adalah se­o­rang peneliti dan man­a­jer proyek di Van Vol­len­hoven In­sti­tute (Lei­den Uni­ver­sity) dan dosen dalam Studi Kon­flik di UvA. Ia mem­per­oleh gelar PhD dari UvA pada tahun 2009. 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0