Sekda Lampura sangkal isu jual-beli jabatanSekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara. (red)

HomeBerita

Sekda Lampura sangkal isu jual-beli jabatan

"Kalau ada, silahkan lapor ke aparat penegak hukum," kata Lekok.

Warga Kelahiran Lampura, Rinaldi: turut bangga ada tokoh nasional asli putra daerah
Upaya Menanggulangi Pandemi, Sekda Lampura Tegaskan Satgas Covid-19 Pantau Izin Keramaian dan Informasi Hoak
Tambah 14 orang, Kasus COVID-19 di Lampura berjumlah 1.627 pasien

MEDIATOR.ID, Lampung Utara – Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Lekok sangkal tudingan adanya jual-beli jabatan di Lingkungan Pemkab Lampura, Rabu (28/4).

“Kalau ada, silahkan lapor ke aparat penegak hukum,” kata Lekok.

Lekok mengatakan, jual-beli jabatan merupakan perbuatan haram dilakukan karena melanggar hukum. Bahkan, ia berani menjamin bahwa pelaksanaan mutasi atau promosi jabatan selama ini bersih dari praktik kotor seperti itu.

“Saya jamin tidak akan pernah ada istilah jual-beli jabatan,” tegasnya.

Lekok menuturkan, jam kerja bupati tidak terbatas‎ dan tidak melulu harus berada di kantor.

“Saya tidak pernah mangkir dari jadwal kerja, kecuali ada dinas luar,” tuturnya.

Adapun mengenai tudingan sebagai pemerintahan terburuk sepanjang tiga puluh enam tahun terakhir, Lekok menyarankan pihak wartawan untuk menanyakan apa yang menjadi indikator dari tudingan itu pada yang bersangkutan. Kalaupun memang dinilainya buruk maka berarti yang bersangkutan juga termasuk di dalamnya.

“Tolong suara yang begini jangan dianggap sebagai suara ‎yang vokal. Beliau termasuk orang yang memiliki pemikiran cemerlang dan jernih, netral yang selalu siap kapan saja dibutuhkan,” katanya.

Sebelumnya, Asisten Bidang Administrasi, Efrizal Arsyad dalam video yang viral pada Selasa (27/4) menilai bahwa pemerintahan Bupati Budi Utomo dianggap sebagai pemerintahan yang paling buruk dalam tiga puluh enam tahun terakhir.

‎”Selama 36 tahun jadi PNS di sini, pemerintahan saat ini yang paling buruk,” tegas Efrizal dalam video yang sempat viral di Sosmed.

(red/*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0