"Kalau untuk masyarakat sekitar sini penggunaan profidernya cukup seimbang. Namun karena IM3 setahun terakhir ini sudah 4G di daerah saya, penjualan perdana maupun vocher-nya meningkat."
MEDIATOR.ID, Lampung Utara – Provider IM3 kini tengah menyusuri tempat-tempat plosok. Hal itu dilakukan mengingat perkembangan teknologi yang semakin hari kian maju, Selasa, 9 November 2021.
Outlet milik Hendra Hadi Saputra ini misalnya. Ia mengaku sudah menjual produk Indosat sejak 2004/2005. Tentu saat itu belum ada smartphone.
Berada di Desa Gunung Besar, Kecamatan Abung Tengah, Lampung Utara, daerah ini awalnya cukup sulit untuk mendapatkan kebutuhan sinyal bagus. Hal itu membuat para pelajar yang berada di wilayah tersebut merasa kesulitan, mengingat pembelajaran yang harus daring.
Namun IM3 seolah membawa angin segar. Selama setahun terakhir warga sekitarnya cukup merasa terpenuhi kebutuhan internetnya karena ada provider dengan harga murah dan sinyal tergolong baik IM3.
“Kalau untuk masyarakat sekitar sini penggunaan profidernya cukup seimbang. Namun karena IM3 setahun terakhir ini sudah 4G di daerah saya, penjualan perdana maupun vocher-nya meningkat,” katanya kepada Mediator.id.
Menurutnya, masyarakat daerah tersebut cenderung membeli kuota yang standar. Namun pembelian dilakukan lebih sering. Ia mengatakan, kebanyakan pelanggannya adalah seorang pelajar.
“Selain untuk belajar, untuk bermain game juga lancar di sini. Ya, paling banyak game yang diminati itu Mobile Legend, Free Fire, dan PUBG, mereka cukup lancar pake M3M3,” tutur Hendra.
Hanya saja, kendala akan hadir ketika hujan deras dibarengi dengan mati lampu. Biasanya itu melemah ke H+. Selain itu aman aja.
“Kalau dulu yang paling laku dua kompetitor lainnya. Nah semenjak Indosat masuk 4G, ya naek peminatnya. Sekarang yang lainnya menurun.”
“Dengan jumlah masyarakat sekira 500-600 jiwa, yang pasti keuntungan buat saya penjualan meningkat. Ya peningkatannya sekitar 10-15 persen, itu kan cukup besar,” tukas Hendra. (Adi Herlambang)

COMMENTS