Minyak goreng langka, Pemkot Metro akan lakukan sidakWalikota Metro, Wahdi Siradjuddin. (Aes)

HomeBerita

Minyak goreng langka, Pemkot Metro akan lakukan sidak

"Bila ada oknum yang memanfaatkan keadaan kelangkaan dan melakukan penimbunan minyak goreng, itu berarti melawan hukum."

Pemkot Gelar Rakor di Bulan Desember
Wahdi Sirajuddin: Pembangunan Kota Metro harus berbasis kebutuhan dan potensi masyarakat
Update Covid-19 Kota Metro, satu ASN dan tiga pedagang terpapar

MEDIATOR.ID, Metro – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan operasi pasar minyak goreng.

Walikota Wahdi mengatakan, operasi pasar dan sidak dilakukan untuk memasitikan distribusi minyak goreng di wilayah Metro berjalan lancar dan tidak adanya penimbunan.

“Kita melakukan pengawalan untuk memastikan. Nah, terkait kelangkaan minyak goreng memang sejak tanggal 9 yang lalu kita sudah monitoring. Dan juga operasi pasar di beberapa tempat,” katanya, Kamis, 24 Februari 2022.

Dijelaskannya, bila ada penimbunan minyak goreng maka telah terjadi tindakan melawan hukum. Karena itu, Pemkot Metro meminta masyarakat segera melaporkan jika mengetahui adanya indikasi penimbunan.

“Bila ada oknum yang memanfaatkan keadaan kelangkaan dan melakukan penimbunan minyak goreng, itu berarti melawan hukum. Dan ada konsekuensinya sendiri. Itu jelas. Nah, masalah minyak goreng ini kan isu nasional, tidak hanya di Metro,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi maupun Pusat terkait keadaan don kondisi yang terjadi di Kota Metro.

Sementara Seketaris Daerah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menambahkan, pekan depan pihaknya akan melakukan sidak dan operasi pasar.

“Upaya pemerintah melakukan operasi pasar dan sidak ke tempat-tempat pendistribusian minyak goreng. Ini untuk melihat stok untuk masyarakat, agar warga tidak kesulitan mencari minyak goreng,” pungkasnya. (Aes)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0