Pemuda di persimpangan zaman, Saka Zulinta dorong inovasi dan kolaborasiKetua KNPI Kota Metro periode 2025-2028, Saka Zulinta.**

HomeBerita

Pemuda di persimpangan zaman, Saka Zulinta dorong inovasi dan kolaborasi

"Pemuda tidak cukup hanya punya semangat. Mereka harus punya keterampilan, jejaring, dan mentalitas siap bersaing."

THR ASN jadi sorotan, KNPI Metro minta Pemkot buka kepastian
KNPI Metro, Saka Zulinta: Sembilan janji Pemkot belum terealisasi!
DPD KNPI Metro dorong Kepolisian RI usut kasus penyerangan Haris Pertama

MEDIATOR.ID, Metro – Pemuda adalah kekuatan perubahan, tetapi tanpa arah yang jelas, energi mereka bisa tersia-sia. Saka Zulinta, yang baru saja terpilih sebagai Ketua KNPI Kota Metro periode 2025-2028, memahami hal ini dengan baik. Dalam pidato perdananya, ia menegaskan bahwa tantangan pemuda saat ini bukan hanya sekadar mencari peluang, tetapi juga menciptakannya.

Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V di Sekretariat KNPI Metro, Kamis, 13 Februari 2025, Saka mengusung gagasan besar: membangun sinergi yang lebih erat antara pemuda, organisasi kepemudaan, dan pemerintah daerah untuk menjawab tantangan zaman.

“KNPI Metro ke depan harus lebih dari sekadar wadah berhimpun. Kita harus menjadi pusat inovasi, tempat lahirnya ide-ide segar yang mampu mengubah wajah kepemudaan di Kota Metro,” ujarnya.

Dunia berubah dengan cepat. Digitalisasi menggeser banyak sektor, kompetisi semakin ketat, dan tantangan sosial semakin kompleks. Bagi Saka, pertanyaannya bukan lagi apa yang bisa kita capai?, melainkan bagaimana kita beradaptasi dan terus relevan?

Sebagai pemimpin muda, ia menyadari bahwa pemuda Metro tidak cukup hanya memiliki semangat. Mereka juga harus memiliki keterampilan, jejaring, dan mentalitas yang siap bersaing.

“Di tengah arus perubahan yang cepat, kita tidak bisa hanya menjadi penonton. Pemuda harus berani mengambil peran, mengasah kreativitas, dan membangun ekosistem yang mendukung lahirnya inovasi,” kata pria lulusan Universitas Muhammadiyah Metro ini.

Dalam kepemimpinannya, Saka berencana mendorong program-program yang menitikberatkan pada pemberdayaan pemuda berbasis keterampilan dan teknologi. Ia menegaskan pentingnya menciptakan ruang kolaborasi yang memungkinkan anak muda Metro berkembang, bukan hanya dalam lingkup lokal, tetapi juga di tingkat nasional.

Bagi Saka, kunci utama dalam mewujudkan perubahan adalah sinergi. Ia melihat bahwa banyak potensi pemuda yang belum tergarap maksimal karena kurangnya kolaborasi antara organisasi, komunitas, dan pemerintah.

“KNPI harus menjadi jembatan antara pemuda dan peluang. Kita ingin memastikan bahwa setiap pemuda Metro memiliki akses terhadap pendidikan nonformal, pelatihan, dan jejaring yang bisa meningkatkan daya saing mereka,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa inovasi tidak akan berarti jika tidak disertai dengan aksi nyata. Oleh karena itu, KNPI Metro di bawah kepemimpinannya akan lebih aktif dalam merancang program-program konkret yang mampu memberikan dampak langsung bagi pemuda.

Di akhir pernyataannya, Saka menyampaikan pesan inspiratif bagi generasi muda Kota Metro.

“Jangan pernah berhenti berjuang. Dunia tidak akan menunggu kita siap. Kita yang harus berani mengambil langkah dan menciptakan masa depan kita sendiri,” katanya.

Dengan semangat ini, Saka Zulinta berharap KNPI Metro bisa menjadi lebih dari sekadar organisasi kepemudaan. Ia ingin menjadikannya sebagai gerakan yang membawa pemuda ke level yang lebih tinggi, lebih kompetitif, lebih inovatif, dan lebih siap menghadapi tantangan zaman.**

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0