Sekda Kota Metro turun ke lokasi banjir: warga diminta waspadaSekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo saat meninjau lokasi banjir di Metro Timur. (Adv)

HomeBerita

Sekda Kota Metro turun ke lokasi banjir: warga diminta waspada

"Banjir bukan hanya menggenangi jalan dan rumah, tetapi juga menguji solidaritas dan kepedulian kita sebagai sesama."

Wakil Wali Kota Metro Sambangi Warga Kampung Tangguh Mandiri
Musrenbang Iringmulyo 2025: fokus penguatan infrastruktur dan pembangunan SDM
Pemkot Metro dukung literasi data, resmikan Pojok Statistik di UM Metro

MEDIATOR.ID, Metro – Hujan deras yang mengguyur Kota Metro semalaman telah melukis jejaknya di jalan-jalan yang tergenang, rumah-rumah yang merintih dalam basah, serta wajah-wajah yang menyimpan resah. Air mengalir membawa serta serpihan harapan yang sementara terombang-ambing dalam ketidakpastian. Namun, dalam situasi yang penuh tantangan ini, hadirnya pemimpin di tengah masyarakat menjadi lentera yang menerangi kegelapan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, bersama Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yerry Ehwan, serta beberapa kepala dinas dan Camat Metro Timur turun langsung menapaki tanah yang basah oleh ujian. Langkah mereka tidak sekadar melintasi genangan air, melainkan juga merambah kepedihan warga yang terdampak. Tujuan mereka satu: memastikan bahwa harapan masih bisa bertumbuh meski tanah sedang direnggut oleh air.

Peninjauan ini menjangkau titik-titik yang paling merasakan derita bencana. Kawasan 24 Tejoagung Metro Timur, area belakang pasar, Perumnas Jurai Siwo, hingga sekitar Kantor Pengadilan Negeri Kota Metro menjadi saksi bisu dari dampak hujan yang tak henti mencurahkan kesedihannya. Setiap sudut yang disambangi menyiratkan kisah berbeda, namun benang merahnya tetap sama: masyarakat butuh solusi, bukan sekadar empati.

Bangkit Haryo Utomo, dengan ketegasan yang lembut, menyampaikan imbauan kepada warga untuk tetap berhati-hati.

“Saya meminta seluruh masyarakat agar selalu waspada. Jangan mengambil risiko yang tidak perlu. Keselamatan harus diutamakan di atas segalanya,” ujar Bangkit dengan penuh kepedulian, Jumat, 17 Januari 2025,

Alam, yang tak selalu dapat diprediksi, menuntut manusia untuk bersiap dan waspada. Keselamatan harus menjadi prioritas di tengah ketidakpastian yang mengintai setiap sudut kehidupan. Air bukan hanya membawa genangan, tetapi juga ancaman kesehatan yang mengendap dalam diam.

Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi bencana ini. Sinergi yang terjalin erat diharapkan dapat mempercepat langkah-langkah mitigasi serta pemulihan.

“Pemerintah dan masyarakat harus saling bahu-membahu. Kita harus bersama dalam menghadapi dampak banjir ini, agar pemulihan bisa berjalan lebih cepat,” tambahnya dengan optimisme.

Sejumlah petugas dari berbagai instansi telah diterjunkan, berusaha menyingkirkan batas antara ketidakberdayaan dan harapan. Evakuasi dilakukan dengan penuh dedikasi, memastikan setiap warga yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Kebutuhan dasar menjadi perhatian utama, karena kehidupan harus tetap berjalan meski air mencoba menghalangi jalannya.

Warga diingatkan untuk tidak berlama-lama berada di area yang tergenang. Risiko kecelakaan atau ancaman kesehatan mengintai mereka yang abai terhadap bahaya yang tersembunyi di balik air yang tampak tenang.

“Saya juga mengimbau masyarakat untuk tidak bermain atau beraktivitas terlalu lama di genangan air. Hal ini demi menghindari penyakit yang mungkin timbul akibat banjir,” tegas Bangkit.

Camat Metro Timur, yang turut hadir dalam peninjauan ini, juga menyampaikan harapannya kepada masyarakat.

“Kami dari pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan bantuan yang dibutuhkan. Namun, kami juga mengajak warga untuk turut serta dalam menjaga lingkungan dan memastikan drainase tetap bersih agar kejadian seperti ini dapat diminimalisir di masa depan,” ujarnya dengan penuh harapan.

Harapan masyarakat kini tertumpu pada langkah-langkah yang akan diambil oleh pemerintah. Pemantauan langsung ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tindakan konkret yang diharapkan mampu mengatasi permasalahan banjir di Kota Metro. Setiap warga yang terdampak berhak mendapatkan kepastian bahwa keadaan akan segera membaik.

Kesabaran dan kebersamaan menjadi kunci untuk melalui masa-masa sulit ini. Pemerintah dan masyarakat, dalam satu irama, harus melangkah bersama, merajut solusi dalam harmoni. Banjir mungkin merendam jalan, namun tidak boleh merendam semangat.

“Saya yakin, dengan gotong royong dan kebersamaan, kita bisa melewati cobaan ini. Kota Metro akan bangkit kembali, seperti matahari yang tak pernah lelah menyapa pagi setelah malam yang gelap,” pungkas Bangkit dengan penuh harapan. (Adv)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0