Pemkot Metro matangkan rencana kenaikan insentif rukun tetangga hingga marbotWalikota dan Wakil Walikota Metro Bambang Iman Santoso dan Rafieq Adi Pradana saat wawancara. (Adv)

HomeBerita

Pemkot Metro matangkan rencana kenaikan insentif rukun tetangga hingga marbot

"Kesejahteraan warga menjadi prioritas, tapi tetap harus menyesuaikan dengan kondisi. Takutnya jika dipaksakan malah mengganggu tatanan yang sudah ada."

Gema Prabowo Presiden, Gerindra Metro targetkan menang pada Pemilu serentak 2024
PWI Provinsi Lampung gelar rapat persiapan Konferprov
Chyntiya Amelia Maharani, gadis pengidap kanker tulang terpaksa harus menunda sekolah karena penyakit

MEDIATOR.ID, Metro – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro berupaya merealisasikan janji politik Walikota Bambang Iman Santoso terkait kenaikan insentif bagi Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), marbot, kaum, guru ngaji, serta juru kunci makam.

Sejauh ini, Pemkot Metro masih melakukan kajian terkait kesiapan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Walikota Metro menegaskan bahwa kebijakan ini akan segera dijalankan, tetapi tetap harus mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.

“Nanti akan kita lihat anggarannya dulu, tidak bisa kita langsung sampaikan,” ujar Bambang Iman Santoso pada Rabu, 5 Maret 2025.

Ia memastikan bahwa rencana tersebut tidak akan diabaikan. Sebagai bagian dari komitmennya, Pemkot Metro telah memanggil seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mengevaluasi program yang telah dan belum terlaksana.

“Kami baru saja memanggil semua OPD yang ada. Kami ingin tahu sejauh mana program-program ini berjalan, apa saja yang sudah dilakukan, dan yang belum. Setelah itu, baru semuanya akan kita realisasikan,” jelasnya.

Rencana kenaikan insentif ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi para pemangku kepentingan di tingkat masyarakat untuk lebih berperan aktif dalam pembangunan sosial.

“Jika anggaran memungkinkan, program ini akan segera diimplementasikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (Adv)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0