“Tahun baru harus menjadi semangat baru untuk pelayanan yang lebih baik.” - Eva Dwiana.
MEDIATOR.ID, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengawali hari pertama tahun 2026 dengan meninjau langsung Mall Pelayanan Publik guna memastikan seluruh layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Eva menegaskan, tidak boleh ada penurunan kualitas pelayanan dengan alasan libur atau momentum awal tahun.
“Saya ingin memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, tanpa alasan libur, tanpa alasan awal tahun,” ujar Eva Dwiana saat meninjau lokasi pelayanan, Jum’at, 2 Januari 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Eva memeriksa langsung proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP Elektronik), sekaligus berdialog dengan masyarakat untuk mendengar keluhan yang mereka alami.
Ia juga meninjau berbagai kendala teknis yang ditemukan di lapangan agar dapat segera diselesaikan tanpa menunggu waktu lama. Menurut Eva, pelayanan publik harus bersifat responsif dan tidak boleh membiarkan warga menunggu tanpa kepastian.
“Pelayanan publik tidak boleh terhenti, apalagi diperlambat,” kata Eva. Ia menilai kehadiran aparatur negara di garda pelayanan menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Eva Dwiana menekankan bahwa kepuasan masyarakat merupakan prioritas utama. Karena itu, ia meminta seluruh aparatur pelayanan publik untuk hadir dengan sikap ramah, cepat, dan profesional.
Ia juga mengingatkan tidak ada ruang bagi pegawai yang bersikap lalai, apatis, atau tidak melayani dengan sepenuh hati.
“Kalau ada pelanggaran, tentu akan saya tindak tegas sesuai aturan,” ujarnya menegaskan.
Menurut Eva, tahun baru harus dimaknai sebagai semangat baru untuk memperbaiki kualitas layanan. Ia berharap pelayanan publik di Bandar Lampung ke depan semakin baik, semakin cepat, dan mampu memberikan pengalaman yang membahagiakan bagi masyarakat.
“Tahun baru adalah semangat baru. Pelayanan publik harus semakin baik dan semakin membahagiakan warga Bandar Lampung,” kata Eva. (Frs)

COMMENTS