Harga singkong naik, Menrad Murjini: harganya sudah mencapai Rp1.100/kgFoto ilustrasi. (red/HO)

HomeBerita

Harga singkong naik, Menrad Murjini: harganya sudah mencapai Rp1.100/kg

Harga ubi kayu di Lampung Timur mengalami kenaikan pada April 2021, hal itu dibenarkan oleh pihak PT. Mitra Pati Mas, Menrad Murjini.

SMSI Metro audiensi dengan Pemkot, Wahdi: Saya harap SMSI bisa bersinergi kawal pembangunan di Kota Metro
Marak penipuan berbalut peduli Palestina, Wakil Ketua DPRD angkat bicara
Bertambah sembilan orang, total kasus Covid 19 di Metro menjadi 983 pasien

MEDIATOR.ID, Lampung Timur – Harga ubi kayu di Lampung Timur mengalami kenaikan pada April 2021, hal itu dibenarkan oleh pihak PT. Mitra Pati Mas, Menrad Murjini, Selasa (20/4).

“Harga singkong saat ini sudah mencapai Rp1.100/kilogram,” kata Menrad.

Menrad mengatakan, hari ini harga singkong naik karenga sudah mulai jarang.

“Bulan depan kemungkinan lebih mahal lagi harganya, soalnya barang sudah mulai langka,” katanya.

Perihal potongan, lanjut Menrad, dirinya tetap patuh pada keputusan dan usulan pemerintah.

“Yah untuk potongannya, kami tetap ikuti keputusan dari rapat dengan pak Wagub kemarin, antara 15 persen sampai 20 persen,” ujar Menrad.

Diketahui, Pemkab Lampung Timur pada Jum’at (26/3) lalu telah melaksanakan rapat bersama 10 dari 15 Perusahaan Tapioka di Lampung Timur, di Ruang Rapat Kantor Bupati Lampung Timur.

Audiensi tersebut, membahas tentang permintaan Pemkab Lampung Timur dengan 15 pengusaha terkait dengan kenaikan harga singkong di Kabupaten Lampung Timur.

Menurut Staf Ahli Bupati, Bidang Kemasyarakatan dan SDM Yusuf HR, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat yang diselenggarakan oleh provinsi Lampung.

“Kita menyepakati harga ubi kayu (singkong) dan kami tadi meminta kepada 10 dari 15 pengusaha, dengan standar minimum Rp 900/kilo dengan ketetapan patinya 15 sampai 20 persen,” ujar Yusuf.

(red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0