Menteri Abdul Karding tinjau sekolah pekerja migran di Bandar Lampung, Eva Dwiana: harus jadi duta bangsaEva Dwiana saat dampingi Menteri PPMI, Abdul Karding, kunjungan ke Nusadaya Academy. (Red)

HomeBANDAR LAMPUNG

Menteri Abdul Karding tinjau sekolah pekerja migran di Bandar Lampung, Eva Dwiana: harus jadi duta bangsa

“Sekolah pekerja migran bukan hanya mencetak tenaga kerja untuk luar negeri, tetapi juga menyiapkan anak-anak kita agar bisa membangun Kota Bandar Lampung.” – Eva Dwiana.

Paripurna DPRD Bandar Lampung bahas perubahan APBD 2025, Eva Dwiana tegaskan prioritas publik
Buka Kejurda voli U-19, Eva Dwiana tekankan semangat persaudaraan dan sportivitas
Bunda Eva ajak warga cintai produk lokal di pameran UMKM Kedaton

MEDIATOR.ID, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mendampingi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Karding, dalam kunjungan ke Nusadaya Academy, Rabu, 30 Juli 2025.

Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan sekolah yang didirikan untuk membekali calon pekerja migran dengan keterampilan dan pengetahuan sebelum berangkat ke luar negeri.

Dalam keterangannya, Abdul Karding menekankan pentingnya migrasi yang aman dan legal. Ia menyebut banyak pekerja migran yang masih terjebak jalur ilegal karena minimnya informasi.

“Problem utama pekerja migran adalah pengetahuan yang terbatas, sehingga banyak yang terjebak menggunakan calo. Karena itu, saya selalu menekankan pentingnya migrasi yang legal, peningkatan keterampilan, penguasaan bahasa, dan mental yang baik,” kata Karding.

Ia berharap para pekerja migran yang diberangkatkan melalui jalur resmi dapat menjadi duta bangsa yang membawa citra positif Indonesia di negara tujuan.

Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah pusat terhadap keberadaan sekolah pekerja migran di Bandar Lampung. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif.

“Bunda berterima kasih kepada Bapak Menteri atas dukungannya. Harapan kami, sekolah ini tidak hanya mencetak pekerja migran yang siap ke luar negeri, tetapi juga anak-anak kita bisa bekerja di Kota Bandar Lampung, membangun daerahnya sendiri,” ujar Eva.

Eva menegaskan, pendidikan keterampilan, termasuk bahasa asing, harus menjadi bekal utama bagi calon pekerja migran. Ia menyebut kesiapan itu bukan hanya untuk melindungi diri dari risiko eksploitasi, tetapi juga agar mampu bersaing di pasar tenaga kerja global maupun lokal.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Perhubungan, Plt Kepala Dinas Kominfo, Plt Kepala Bappeda, Kabag Hukum, serta Camat dan Lurah Kemiling. (Frs)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: