Udara Bersih Oslo

HomeLingkungan

Udara Bersih Oslo

Dua per­tiga wilayah Oslo adalah hutan lin­dung, daerah ali­ran sun­gai, taman dan la­han per­tan­ian. Hebat­nya sek­i­tar 95 % rumah dan pe­muki­man memi­liki taman atau ru­ang ter­buka hi­jau. Salah satu taman yang terke­nal adalah Slottspartken yang be­rada dis­ek­i­tar Is­tana Ker­a­jaan Nor­we­gia. Taman terke­nal lain­nya adalah Taman Toyen di sek­i­tar Uni­ver­si­tas Ke­bun Raya Oslo dan Taman Me­dieval di Ben­teng Ak­er­shus. Ada juga taman patung terindah di dunia, vige­land park yang berisi patung-patung dari maha karya sen­i­man ter­baik di masanya.

Ruang Publik yang (Ikut) Sakit
Hutan Bawah Laut Berusia 60 Ribu Tahun Ditemukan
Jalan Kilometer 2 Pekon Kubuperahu, Lampung Barat Longsor Akibat Hujan Deras

Oslo memi­liki ban­gu­nan den­gan ar­sitek­tur in­o­vatif serta meru­pakan salah satu kota pal­ing ma­hal di dunia. Kota yang didirikan oleh raja Nor­we­gia King Har­ald Hardrade pada tahun 1049 ini du­lunya bernama Chris­tia­nia, lalu pada tahun 1925 berubah men­jadi Oslo hingga sekarang.

Oslo sendiri adalah ibukota dari ne­gara Nor­we­gia. Se­ba­gaimana layaknya ibukota, yang menawarkan ke­san mod­ern, kota ini juga mem­berikan ke­san san­tai. Lengkap den­gan pan­tai yang menyeru­pai tapal kuda di Oslofjord. Yang menarik dari ibukota yang satu ini adalah seper­ti­ganya adalah hutan. Artinya, sis­tem penghi­jauan di kota ini san­gat baik.

Datanglah ke kota Oslo, dis­aat musim panas mu­lai menyapa Eropa. Udara terasa hangat, serta siang men­jadi lebih pan­jang. Bahkan pada tang­gal ter­tentu, mata­hari tidak ter­be­nam sama sekali, peri­s­tiwa ini dike­nal den­gan is­ti­lah mid­night sun. Ak­i­bat ku­tub utara con­dong kearah mata­hari se­hingga men­gak­i­batkan wilayah terse­but lebih banyak terkena ca­haya mata­hari .

Bagi kota yang berpen­duduk 650 ribu jiwa ini, musim panas meru­pakan waktu yang tepat un­tuk be­rak­tiv­i­tas diluar gedung. Saat sore cerah, kan­tor-kan­tor akan tutup lebih awal. Tu­juan­nya adalah mem­berikan waktu yang cukup bagi kayawan­nya un­tuk menikmati mata­hari sore bersama sa­ha­bat dan kelu­arga. Warga kota dan wisa­tawan akan mema­dati cafe dan restoran sep­a­n­jang pe­sisir Sen­trum Aker Bryge, su­atu kawasan den­gan ar­sitek­tur mod­ern yang ter­tata rapi, ramah lingkun­gan dan udara bersih.

Oslo me­mang terke­nal den­gan udara bersi­h­nya. Sak­ing bersih dan hi­jaunya Kota Oslo, Komisi Uni Eropa mem­berikan peng­har­gaan Eu­ro­pean Green Cap­i­tal Awards atau ibukota ter­hi­jau tahun 2019. Komisi Uni Eropa me­ni­lai Kota Oslo kon­sis­ten mem­per­hatikan stan­dar lingkun­gan dalam peren­canaan dan proses pem­ban­gu­nan.

Kota Oslo di­ran­cang ramah bagi pe­jalan kaki dan sepeda. Se­ba­gian be­sar ak­ses lokasi wisata da­pat ditem­puh den­gan ber­jalan kaki atau meng­gu­nakan sepeda. Bagi yang bermi­nat meng­gu­nakan sepeda, terse­bar dis­elu­ruh pen­juru kota dan gratis. Hanya perlu in­stal ap­likasinya di smart­phone, kita bisa be­bas meng­gu­nakan­nya sep­a­n­jang hari. Meng­gu­nakan sepeda men­jadi al­ter­natif mengek­splo­rasi kota Oslo.

Dua per­tiga wilayah Oslo adalah hutan lin­dung, daerah ali­ran sun­gai, taman dan la­han per­tan­ian. Hebat­nya sek­i­tar 95 % rumah dan pe­muki­man memi­liki taman atau ru­ang ter­buka hi­jau. Salah satu taman yang terke­nal adalah Slottspartken yang be­rada dis­ek­i­tar Is­tana Ker­a­jaan Nor­we­gia. Taman terke­nal lain­nya adalah Taman Toyen di sek­i­tar Uni­ver­si­tas Ke­bun Raya Oslo dan Taman Me­dieval di Ben­teng Ak­er­shus. Ada juga taman patung terindah di dunia, vige­land park yang berisi patung-patung dari maha karya sen­i­man ter­baik di masanya.

Jika men­gun­jungi Oslo, ada baiknya menyem­patkan diri un­tuk men­gun­jungi be­ber­apa land­mark khas kota terse­but, seperti Vige­land Sculp­ture Park, Viking Ship Mu­seum, frogner park, Karl Jo­han Gate, Norsk folke­mu­seum, atau juga men­gun­jungi Ak­er­shus Fortress berde­sain ar­sitek­tur bergaya abad ke-19. Ten­tunya ini akan men­jadi pen­gala­man yang menarik dan berke­san, ketika men­gun­jungi salah satu kota den­gan kual­i­tas hidup ter­baik di dunia.

Danny Downey

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0