Dari padi mentari hingga bebek peking, Muhammadiyah perkuat dakwah ekonomiKetua MPM Muhammadiyah Lampung Utara, saat kunjungan ke peternakan unggas binaan JATAM Pringsewu. (Red/Potensinasional)

HomeBerita

Dari padi mentari hingga bebek peking, Muhammadiyah perkuat dakwah ekonomi

“Sejarah telah mencatat, Muhammadiyah meluncurkan varietas padi Mentari sebagai upaya menjamin ketersediaan pangan nasional. Kini, melalui budidaya bebek peking dan ayam unggul, kami optimis melanjutkan perjuangan tersebut.”

Visi jangka panjang Eva Dwiana: prioritas pembangunan mencakup digitalisasi, infrastruktur, hingga toleransi umat
Pembelajaran Sekolah Penggerak IHT, Silfia Naharani; harapan besar TK Pertiwi Metro jadi contoh sekolah lain
Serap aspirasi masyarakat Jabung, Ela-Azwar akan berikan solusi ini!

MEDIATOR.ID, Pringsewu – Upaya memperkuat kemandirian pangan terus digelorakan Muhammadiyah melalui pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah Lampung Utara, Sandi Yudha, mengunjungi peternakan unggas binaan Jaringan Tani Muhammadiyah (JATAM) Pringsewu pada Selasa, 30 September 2025.

Kunjungan studi tiru itu bertepatan dengan agenda business matching antara pelaku UMKM dan Bank Himbara di Hotel Santika Premiere Bumi Waras, Teluk Betung, Bandar Lampung.

Dari Teluk Betung, rombongan MPM Lampung Utara melanjutkan perjalanan ke Kompleks Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Gunung Kancil, Pajaresuk, Pringsewu. Mereka disambut Ketua JATAM Pringsewu, Busroni.

Pertemuan ini digelar atas rekomendasi Ketua MPM Provinsi Lampung, Gus Wal, bersama Ketua JATAM Wilayah Lampung, Arif Setiawan, serta dokter hewan Purnama Edi. Diskusi berlangsung hangat, membahas aspek teknis budidaya unggas–mulai dari pembuatan kandang, manajemen pemeliharaan, kesehatan hewan, hingga proses panen.

Menurut Sandi, pertemuan singkat itu menjadi semangat baru bagi MPM Muhammadiyah Lampung Utara untuk meneguhkan dakwah berbasis pemberdayaan ekonomi.

“Sejarah telah mencatat, Muhammadiyah meluncurkan varietas padi Mentari sebagai upaya menjamin ketersediaan pangan nasional. Kini, melalui pembelajaran budidaya bebek peking dan ayam unggul Balitbangtan, kami semakin optimis melanjutkan perjuangan tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan, inisiatif ini selaras dengan program pemerintah sekaligus sejalan dengan arahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sebagaimana ditegaskan pada Jambore Nasional JATAM ke-1 di Kebumen, Jawa Tengah.

Sandi juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua JATAM Pringsewu.

“Kami berterima kasih kepada Busroni yang telah membagikan pengalaman dan pengetahuan praktis. Ilmu ini menjadi bekal berharga untuk menggerakkan pemberdayaan ekonomi umat di Lampung Utara,” kata Sandi. (CK)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: