Eva Dwiana serukan semangat pahlawan di apel kesiapsiagaan bencana Bandar LampungEva Dwiana, menjadi pembina apel di Hari Pahlawan sekaligus Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2025. (Red)

HomeBANDAR LAMPUNG

Eva Dwiana serukan semangat pahlawan di apel kesiapsiagaan bencana Bandar Lampung

“Kita harus sigap, kompak, dan cepat bertindak demi keselamatan bersama.” - Eva Dwiana.

Wali Kota Eva Dwiana: orang tua harus lebih perhatikan anak demi cegah kriminalitas
Eva Dwiana tinjau pembangunan RSUD Dadi Tjokrodipo, menuju fasilitas bertaraf internasional
Masjid Raya Al-Bakrie segera diresmikan, Eva Dwiana sebut simbol kemajuan kota

MEDIATOR.ID, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menjadi pembina Apel Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan sekaligus Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025 di Kota Bandar Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Eva menegaskan pentingnya semangat gotong royong dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayahnya, Kamis, 6 November 2025.

“Momentum Hari Pahlawan ini mengingatkan kita pada semangat para pahlawan yang berjuang tanpa pamrih demi kemerdekaan bangsa. Semangat itu pula yang harus kita jaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Eva menekankan bahwa kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi–seperti banjir, angin kencang, dan longsor–menjadi tanggung jawab bersama. Ia mengimbau seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk sigap, kompak, dan cepat bertindak.

“Keselamatan dan kenyamanan warga Bandar Lampung adalah prioritas utama kita bersama,” katanya.

Menurutnya, pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi lintas instansi agar penanganan bencana dapat berjalan efektif.

“Mari terus bersatu, saling menguatkan, dan menjaga kota tercinta ini. Dengan niat yang tulus, insyaAllah setiap langkah kita menjadi ladang kebaikan,” tutur Eva menutup sambutannya.

Kegiatan apel tersebut juga menjadi sarana konsolidasi berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD, hingga relawan, guna memastikan kesiapan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah pesisir Lampung. (Frs)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0