"Setiap piring yang kita nikmati adalah bentuk cinta dan investasi langsung pada karya anak daerah." - Eva Dwiana.
MEDIATOR.ID, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, kembali turun ke lapangan untuk meninjau secara langsung geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner, Kamis, 30 Oktober 2025.
Dalam kunjungan yang dilakukan pada akhir Oktober di Warung Mie Lampung 1, Jalan Ikan Tongkol, Teluk Betung, Wali Kota yang akrab disapa ‘Bunda Eva’ itu secara terbuka memberikan apresiasi tinggi dengan memberikan skor 8 dari 10 untuk kualitas rasa hidangan mi lokal tersebut.
Kunjungan Eva Dwiana ke warung mi yang dikenal sederhana namun memiliki pelanggan setia itu diabadikan dalam unggahan media sosial pribadinya. Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang promosi bagi kekayaan kuliner kota. Menurutnya, citarasa yang ditawarkan Mie Lampung 1 “luar biasa lezat.”
Ia menjelaskan secara detail bahwa mie yang dicicipinya memiliki kuah yang gurih, tekstur mi yang kenyal pas di lidah, dan bakso yang terasa sarat akan daging.
Penilaian 8/10 yang ia berikan merupakan gabungan dari kualitas rasa dan pelayanan yang diberikan oleh Warung Mie Lampung 1.
Aksi ini menunjukkan bahwa Eva Dwiana tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga detail pada pengembangan potensi ekonomi kerakyatan melalui jalur kuliner.
Dukungan pribadi yang ditunjukkan Wali Kota ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk mendorong UMKM agar mampu bersaing dan ‘naik kelas’.
Eva Dwiana menegaskan bahwa kunjungan ke UMKM kuliner adalah bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menggerakkan roda ekonomi lokal secara konkret.
“Dukungan kepada UMKM ini bukan hanya soal kebijakan di atas kertas, tetapi aksi nyata. Setiap piring yang kita nikmati, seperti mi yang luar biasa lezat ini, adalah bentuk cinta dan investasi langsung pada karya anak daerah,” tegas Wali Kota Eva Dwiana, saat ditanyakan mengenai pentingnya enforcement langsung dari kepala daerah.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Pemkot Bandar Lampung berkomitmen penuh memastikan para pelaku usaha mikro bisa tumbuh, salah satunya dengan memfasilitasi kemudahan akses permodalan.
Pemerintah Kota diketahui memiliki program-program strategis seperti pinjaman modal tanpa bunga untuk UMKM, yang bertujuan menjaga semangat usaha para pelaku ekonomi kecil agar tidak padam dihantam modal. Ia pun mengajak seluruh warga kota untuk berpartisipasi aktif.
“Yuk, terus dukung kuliner dan UMKM lokal kita. Setiap piring yang kita nikmati adalah bentuk cinta pada karya anak daerah,” tutupnya, memberikan pesan bahwa kontribusi warga dalam memilih produk lokal adalah kunci keberlanjutan sektor usaha kecil di Kota Tapis Berseri. (Frs)

COMMENTS