PMI Metro mandiri tanpa hibah, Bambang minta pelayanan kemanusiaan diperluasFoto istimewa.(*)

HomeBerita

PMI Metro mandiri tanpa hibah, Bambang minta pelayanan kemanusiaan diperluas

“Kemandirian organisasi perlu diikuti perluasan pelayanan agar manfaatnya menjangkau seluruh kelurahan.” - Bambang Iman Santoso.

Lampura Zona Merah, Bupati: Islamic Center akan dijadikan lokasi perawatan pasien COVID-19
Silfia Naharani Wahdi hadiri workshop paduan wastra
Bertemu Walikota Metro: Sahabat Dokterswoning laporkan perkembangan pembangunan RIS Metro

MEDIATOR.ID, Metro – Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengapresiasi kemandirian Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Metro yang membeli tiga unit kendaraan senilai total Rp 2,5 miliar tanpa mengandalkan dana hibah pemerintah. Ia berharap kemandirian tersebut diikuti dengan perluasan pelayanan kemanusiaan hingga menjangkau seluruh 22 kelurahan di Kota Metro.

Apresiasi itu disampaikan Bambang dalam pelantikan pengurus PMI Kota Metro periode 2026–2031 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari PMI ke-81 di Aula Pemerintah Kota Metro, Rabu, 14 Oktober 2026. Tiga kendaraan tersebut terdiri atas mobil donor darah dan kendaraan operasional untuk menunjang kegiatan kemanusiaan.

“PMI mandiri, tidak lagi menerima bantuan atau hibah dari pemerintah. Ini menjadi contoh organisasi sosial yang hebat,” kata Bambang.

Menurut dia, kemandirian organisasi sosial menjadi penting di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. PMI, kata Bambang, menunjukkan bahwa organisasi kemanusiaan tetap dapat mengembangkan sarana pendukung dan menjalankan pelayanan kepada masyarakat tanpa bergantung pada hibah pemerintah daerah.

“Bagaimana tidak hebat saat ini, tanpa dana hibah dari pemerintah, PMI saat ini sudah bisa membeli tiga unit baru, dengan total nilai Rp 2,5 miliar. Ini bukti dan contoh nyata organisasi sosial dapat terus bergerak melayani masyarakat, tanpa ketergantungan dana hibah pemerintah,” ujarnya.

Bambang juga mengapresiasi pelaksanaan pelantikan pengurus dan peringatan Hari PMI ke-81 yang, berdasarkan laporan ketua pelaksana, menggunakan anggaran mandiri PMI Kota Metro.

Namun, ia berharap capaian tersebut tidak berhenti pada penguatan sarana operasional. Bambang mendorong PMI memperluas jangkauan pelayanan ke seluruh 22 kelurahan agar manfaat kegiatan kemanusiaan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Menurut dia, peran PMI perlu mencakup lebih dari penanganan bencana dan bantuan tanggap darurat. Organisasi tersebut juga diharapkan memperkuat pelayanan kesehatan dan berbagai kegiatan sosial sesuai kebutuhan masyarakat.

Untuk memperluas pelayanan, Bambang mendorong PMI menjalin kerja sama dengan organisasi profesi kesehatan, seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Kemitraan dengan perbankan dan perusahaan di Kota Metro juga dinilai perlu dikembangkan.

“Saya berharap PMI Metro bisa menjangkau seluruh kelurahan, bekerja sama dengan berbagai organisasi dan lembaga lain untuk melayani masyarakat,” kata Bambang.

Ia berharap pengurus PMI Kota Metro periode 2026–2031 mampu memperkuat kolaborasi dan mengembangkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan donor darah dan kesehatan hingga penanganan bencana.(*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: