Bolos pasca lebaran, ASN Metro terancam sanksi beratWawancara Walikota Metro, didampingi oleh Wakil Walikota dan Sekda.**

HomeBerita

Bolos pasca lebaran, ASN Metro terancam sanksi berat

“Kita tidak ingin masyarakat dirugikan hanya karena ada ASN yang menyepelekan tanggung jawab.” - BIS.

PPDB SMAN 1 Metro tahun 2023/2024 dibuka, berikut sarat dan info lengkapnya
Metro fokus infrastruktur inklusif, Bambang Iman Santoso paparkan RAPBD 2026
SMSI Metro salurkan ratusan paket sembako

MEDIATOR.ID, Metro – Pemerintah Kota Metro menunjukkan sikap tak main-main terhadap kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) pasca libur panjang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menegaskan tidak akan memberikan toleransi bagi pegawai yang mangkir tanpa alasan sah.

“Sanksinya bukan hanya teguran. Akan ada punishment nyata. Kita ingin beri efek jera dan menjadikan ini sebagai contoh agar ASN lain tidak main-main. Disiplin itu harga mati dalam pelayanan publik,” kata Bambang dalam apel gabungan sekaligus halal bihalal di lingkungan Pemkot Metro, Senin pagi, 8 April 2025.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya profesionalisme dan etos kerja tinggi, terutama setelah masa libur yang kerap menjadi celah bagi sebagian ASN untuk menambah waktu istirahat secara ilegal.

“Hari ini kita mulai masuk kerja. Halal bihalal ini bukan hanya ajang silaturahmi, tapi sekaligus momentum untuk mempertegas komitmen kerja. Saya minta seluruh ASN langsung kembali fokus pada tugas masing-masing,” ujarnya.

Fenomena mangkir berjamaah pasca libur panjang juga menjadi sorotan. Bambang menyebut pemerintah telah memberikan kelonggaran cukup melalui skema work from home (WFH) dan cuti bersama selama Lebaran. Maka, tidak ada lagi alasan untuk menunda kembali ke kantor.

“Sudah terlalu panjang pemerintah memberikan waktu libur. Ketika sudah jadwalnya masuk kerja, bekerjalah. Jangan lagi ada alasan masih di luar kota, masih di perjalanan, atau yang lainnya. Ini bentuk tanggung jawab kita kepada masyarakat Kota Metro yang sudah menanti pelayanan dari kita,” ujarnya.

Langkah konkret disiapkan untuk mengawal kedisiplinan ini. Bambang memastikan akan dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memantau langsung kehadiran ASN. Sanksi akan dijatuhkan bagi pelanggar, guna memberi efek jera.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, mengonfirmasi bahwa seluruh kepala OPD telah diperintahkan melakukan pengecekan kehadiran pegawai di unit masing-masing.

“Pemerintah Kota Metro sudah mengeluarkan edaran berdasarkan arahan pusat. WFH diberikan selama empat hari dan cuti bersama selama delapan hari. Hari ini kita gelar apel sebagai bentuk pengecekan kehadiran. Berdasarkan laporan yang masuk, seluruh OPD menyatakan personel mereka sudah hadir,” kata Bangkit.

Ia menambahkan, pelayanan publik harus tetap berjalan optimal tanpa terganggu oleh perilaku indisipliner.

“Kita tidak ingin masyarakat dirugikan hanya karena ada ASN yang menyepelekan tanggung jawab. Hari ini semua harus kembali bekerja seperti biasa, dengan semangat yang baru pasca Idulfitri,” pungkasnya.**

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0