Kasus COVID-19 di Lampura bertambah 23 pasienFoto ilustrasi. (*)

HomeBerita

Kasus COVID-19 di Lampura bertambah 23 pasien

“Lima warga yang positif hari ini berasal dari Kelurahan Kelapatujuh,” terang Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Lampung Utara, Dia Mauli.

Kendala soal Tumpukan Sampah, DLH Lampura Tinjau TPA
Defisit sekira Rp40 miliar, Pemkab Lampura tetap naikkan TPP
Peringati Milad IMM ke-57, Bupati Lampura: Jangan berhenti berpikir dan bergerak positif

MEDIATOR.ID, Lampung Utara – Kasus Covid-19 Lampung Utara kembali mengalami lonjakan yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan beberapa hari sebelumnya. Total ada 23 kasus positif Covid-19 yang ditemukan ‎pada Jumat (28/5).

“Lima warga yang positif hari ini berasal dari Kelurahan Kelapatujuh,” terang Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Lampung Utara, Dia Mauli, Jumat (28/5).

Dengan jumlah pasien tersebut, Kelurahan Kelapatujuh kembali menjadi penyumbang kasus terbanyak. Urutan kedua ditempati oleh Desa Baruraharja dan Negarabumi dengan masing – masing tiga kasus. Urutan kasus terbanyak ketiga ditempati oleh Kelurahan Rejosari, Negarabati II, dan Gunungbetuah dengan masing – masing dua kasus.

“Sisanya tersebar di Desa Madukoro, Gunungbesar, Bangunjaya, Negararatu, dan Kelurahan Sribasuki, serta Gapura,” tuturnya.

Temuan 23 kasus itu didominasi oleh kasus baru sebanyak 12 kasus. Kasus baru adalah kasus positif yang sebelumnya diketahui tidak memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif. Dari 23 pasien itu, 13 di antaranya merupakan pasien bergejala.

“Seluruh pasien positif ini melakukan isolasi secara mandiri,” kata dia.

Adapun inisial masing – masing pasien adalah DAE, DA (Rejosari), Ma (Sribasuki), YI (Gapura), Su, RD, DIS, HS, Ir‎ (Kelapatujuh), MA, SK (Negarabatin II), AL (Bangunjaya), AJ (Negararatu). Lalu, ZRF, AA, dan AF (Baruraharja), FRB, AR, LEI (Negarabumi). Kemudian, EA (Gunungbesar), SA, SP (Gunungbetuah), dan SA (Madukoro).

Sampai saat ini total kasus Covid-19 Lampung Utara berjumlah 1.657. Dengan rincian, 1.409 orang selesai menjalani isolasi, dan 57 di antaranya ‎meninggal dunia. Sisanya sedang menjalani proses isolasi. (*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0