Perdana, Pemkab Lampung Utara Lakukan Vaksinasi Covid-19Pelaksanaan perdana vaksinasi Covid-19 oleh Pemkab Lampura. (red)

HomeBerita

Perdana, Pemkab Lampung Utara Lakukan Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) melaksanakan vaksinasi Covid-19 perdana di 2 rumah sakit (RS) H.M. Ryacudu dan RS Handayani.

Perihal PTSL, Budi Utomo; Pelaksanaan Program Fokus untuk Kemudahan Masyarakat
Pelantikan Pejabat PTPE IBB, Budi Utomo: Jangan Memaknai Jabatan Sebagai Prestasi, Melainkan Tanggung Jawab
Bupati Lampura Tegur ASN yang Tidak Paham Tupoksi Kerja

Perdana, Pemkab Lampung Utara Lakukan Vaksinasi Covid-19

MEDIATOR.ID, Lampung Utara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) melaksanakan vaksinasi Covid-19 perdana di 2 rumah sakit (RS) H.M. Ryacudu dan RS Handayani, Senin (1/2/2021).

Bupati Lampura H. Budi Utomo, S.E., M.,M., mengatakan, pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 dilakukan di tempat pelayanan kesehatan.

“Hari ini kita melaksanakan vaksinasi Covid-19 pertama kalinya. Selain di rumah sakit Ryacudu, pelaksanaan vaksin juga dilaksanakan di RS Handayani,” kata Budi Utomo.

Idealnya, sambungnya, Kepala Daerah harus menjadi orang pertama yang di vaksin. Namun karena usianya sekarang menginjak 63 Tahun dan tensi darah belum stabil, maka harus ditunda. Mengingat syarat umur seseorang yang divaksin minimal 18 hingga 59 tahun.

“Kebetulan Pak Sekda setelah diperiksa tensi darahnya 170, jadi harus ditunda dulu, begitu juga dengan Asisten I harus ditunda juga. Tapi dari perwakilan lainnya dapat berjalan semua untuk dilakukan vaksinasi,” tuturnya.

Bupati menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bertahap selama 15 bulan sampai Maret 2022. Periode pertama berjalan hingga April 2021 dan Periode 2, terhitung April sampai bulan Maret 2022.

“Tahapannya, untuk tenaga kesehatan di bulan Januari dan Februari diharapkan sudah selesai pelaksanaan vaksinasi. Kemudian tahap dua itu di bulan April yakni, TNI, Polri, Aparat Penegak Hukum, bagian Pelayanan Masyarakat,” kata Budi Utomo.

Budi meyakinkan masyarakat bahwa vaksin tersebut halal dan teruji klinis BPOM. Dirinya juga mengimbau masyarakat agar tetap terapkan Prokes.

“Covid-19 ini harus dikendalikan. Kita harus tetap terapkan Prokes. Saya yakinkan juga bahwa vaksin ini sudah halal dan telah teruji klinis dari BPOM,” kata Budi Utomo.

Bupati berharap, pelaksanaan vaksinasi di kabupaten Lampura bisa berjalan lancar dengan mengacu pada aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Manakala ada hambatan dari Pemerintah Pusat terkait anggaran untuk pelaksanaan vaksin, diupayakan untuk dapat menganggarkan mandiri. Ini akan kita bicarakan dengan DPRD,” tandasnya.

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut, turut serta 15 pejabat dari Forkopimda, diantaranya: Sekda Lampura, Asisten I, Wakil Ketua DPRD, Dandim 0412/LU, Kapolres, Kajari, tokoh masyarakat hingga Insan Pers.

(*/adv)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0