Tidak diperhatikan, tokoh disabilitas di Kota Metro mengaspirasikan perubahanTokoh disabilitas Kota Metro, Sukarno (73) saat wawancara di kediamannya. (Red)

HomeBerita

Tidak diperhatikan, tokoh disabilitas di Kota Metro mengaspirasikan perubahan

"Belum ada lagi program-program yang khusus diperuntukan kepada kaum disabilitas setelah habis masa kepemimpinan Pak Pairin dan Pak Lukman."

Jelang HAN, Pemkot Metro perkuat sinergi lintas sektor
Bupati Lampura ajak generasi muda berkreatifitas di tengah pandemi COVID-19
Jelang persiapan Pemilu, Partai Hanura Metro ikuti verifikasi faktual

MEDIATOR.ID, Metro – Tokoh disabilitas Kota Metro, Sukarno (73), mengaku kerap mendapat perlakuan diskriminatif.

Diskriminasi yang dimaksud Sukarno ialah kurangnya perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terhadap kaum disabilitas.

Bahkan, ujar Sukarno, dirinya mengaku kaum disabilitas sudah cukup lama tak tersentuh program pemerintah.

“Belum ada lagi program-program yang khusus diperuntukan kepada kaum disabilitas setelah habis masa kepemimpinan Pak Pairin dan Pak Lukman,” kata Sukarno, Rabu, 2 Oktober 2024.

“Kalau pun ada, mungkin kami salah satu kelompok yang luput,” sambung Sukarno.

Pada momen Pilkada serentak 2024 ini, Sukarno berharap pada calon pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap kaum disabilitas.

“Harapannya di pemimpinan ke depan tidak lagi membeda-bedakan orang-orang disabilitas seperti kami,” katanya.

“Sebagai kelompok minoritas, kami juga berhak mendapatkan hak yang sama,” pungkasnya. (Red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0