Walikota meninjau pembangunan irigasi persawahan Metro SelatanWalikota Metro Wahdi Siradjuddin msaat meninjau pembangunan irigasi di Metro Selatan. (*)

HomeBerita

Walikota meninjau pembangunan irigasi persawahan Metro Selatan

“Pemerintah dalam menghadapi masalah yang akan muncul, itu tetap akan kita upayakan ya, salah satunya juga di sini kan ada lahan pertanian kita. Ya, kita hari ini meninjau beberapa pembangunan yang dilakukan oleh Pokmas ya."

PPDB SMAN 1 Metro tahun 2023/2024 dibuka, berikut sarat dan info lengkapnya
Hukum dan perempuan: menggali masalah kesetaraan gender
DPR RI salurkan bantuan alat pertanian ke Poktan Kota Metro

MEDIATOR.ID, Metro – Wali Kota Metro meninjau hasil pembangunan saluran irigasi areal persawahan dan Jalan Usaha Tani di wilayah Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Metro Selatan. Pemerintah berupaya menjaga stabilitas hasil panen menghadapi dampak gelombang iklim el nino.

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus mengebut peningkatan kualitas infrastruktur pada sejumlah sarana dan prasarana penunjang produktivitas pertanian.

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin usai meninjau sejumlah titik hasil pembangunan saluran irigasi dan Jalan Usaha Tani di Kelurahan Sumbersari Bantul, Kecamatan Metro Selatan.

“Pemerintah dalam menghadapi masalah yang akan muncul, itu tetap akan kita upayakan ya, salah satunya juga di sini kan ada lahan pertanian kita. Ya, kita hari ini meninjau beberapa pembangunan yang dilakukan oleh Pokmas ya,” kata Wahdi saat diwawancarai awak media, didampingi Asisten I, Yeri Ehwan dan Camat Metro Selatan, Fajar Riatama, Selasa, 22/8/2023.

Wahdi menyebut, pembangunan irigasi yang melintas di sekitar areal persawahan bertujuan memastikan distribusi air dapat mengaliri tanaman yang mengandalkan pasokan irigasi teknis. Sementara, Jalan Usaha Tani dibangun untuk mempermudah akses penunjang aktivitas petani, termasuk mengakut hasil panen.

Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi fenomena iklim el nino, dapat menimbulkan perubahan cuaca yang biasanya kerap berdampak terhadap intensitas curah hujan, sehingga dapat menimbulkan kekeringan.

“Jadu, dalam tinjauan tadi tentu juga kita melihat, ada beberapa drainase. Kemudian, jalan usaha tani yang dikerjakan oleh kelompok masyarakat juga. Maka itu, LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) itu makanya saya minta betul-betul dikerjakan dengan baik,” tandasnya. (*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0