Yosodadi menang lomba tingkat nasional, Wali Kota Metro hoyong anugerah Upakarya WanuaPjs Wali Kota Metro, Descatama Paksi Moeda menerima penghargaan Upakarya Wanua Nugaha. (Adv)

HomeBerita

Yosodadi menang lomba tingkat nasional, Wali Kota Metro hoyong anugerah Upakarya Wanua

“Tentunya ini hasil kerja keras kita bersama, sehingga Kota Metro kembali meraih juara lomba desa atau kelurahan tingkat nasional."

Jaga stabilitas pangan jelang Nataru, Pjs Wali Kota Metro Instruksikan gelar operasi pasar
Pemkot Metro optimalisasi penggunaan anggaran sesuai prioritas pembangunan
Indeks statistik masuk kategori baik, Pemkot Metro raih penghargaan dari BPS Lampung

MEDIATOR.ID, Metro – Kepala Dearah Kota Metro kembali menerima penghargaan Upakarya Wanua Nugaha, karena dinilai berhasil membina Kelurahan Yosodadi, sehingga menang Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional Regional 1 Tahun 2024.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Mediator.id, diketahui penyematan juara dan Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha tersebut diberikan oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (RI) dan diterima Pjs Wali Kota Metro, Descatama Paksi Moeda pada Selasa (8/10) di Provinsi Bali.

Kota Metro dinilai telah berhasil tampil sebagai daerah terbaik, berkat inovasi-inovasi yang dikembangkan melalui pembinaan yang intens dari Pemkot Metro.

Pjs Wali Kota Metro, Descatama Paksi Moeda berucap syukur atas anugerah tersebut. Dia berterima kasih kepada semua pihak yang bahu-membahu berkontribusi dalam mencapai prestasi itu.

“Tentunya ini hasil kerja keras kita bersama, sehingga Kota Metro kembali meraih juara lomba desa atau kelurahan tingkat nasional,” kata Descatama, Minggu, 13 Oktober 2024.

Sementara itu, Lurah Yosodadi, Fitri Minarni menyebut pihaknya berhasil menyandang predikat kelurahan terbaik dan mewakili Provinsi Lampung di kancah nasional, tidak terlepas dari dukungan penuh kepala daerah.

 

“Pemkot Metro selama ini juga berhasil mengembangkan berbagai program inovatif yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Yosodadi. Seperti smart village, pelayanan Si Playon, bank sampah, nuwo curhat, kampung peng-Anggur-an, UMKM susu kambing, saka sabai, serta inovasi berbasis masyarakat lainnya,” kata Fitri.

“Tentu itu adalah contoh nyata, bagaimana pembinaan dari pemimpin daerah yang totalitas, sehingga bisa menggerakkan kreativitas dan partisipasi warga,” tandasnya. (Adv)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0