“Kenakalan remaja adalah masalah serius yang harus segera ditangani, terutama mengingat kita sedang mempersiapkan Generasi Indonesia Emas 2045."
MEDIATOR.ID, Metro – Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Metro, Muhammad Lukman Sanjung, menekankan pentingnya perhatian Wali Kota Metro mendatang terhadap isu kenakalan remaja.
Menurutnya, calon pemimpin yang ideal harus mampu mengidentifikasi dan mengatasi berbagai permasalahan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para remaja dan pemuda.
“Kenakalan remaja adalah masalah serius yang harus segera ditangani, terutama mengingat kita sedang mempersiapkan Generasi Indonesia Emas 2045,” ujar Anjung saat wawancara pada Rabu, 13 November 2024.
Ia menjelaskan bahwa rentang usia remaja yang rawan terjerumus dalam perilaku menyimpang berada pada kelompok usia 14 hingga 25 tahun, yang rentan terpapar pengaruh negatif jika tidak diberikan perhatian yang tepat.
Anjung menilai, maraknya kenakalan remaja di Kota Metro, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, hingga pencurian, merupakan indikasi bahwa langkah pencegahan yang ada selama ini belum cukup efektif. Hal ini tercermin dari banyaknya pelaku pelanggaran hukum yang didominasi oleh anak-anak muda.
“Masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Wali Kota terpilih nantinya harus hadir dengan solusi konkret dan terobosan baru untuk mengatasi permasalahan ini,” lanjutnya.
Ia menegaskan, calon kepala daerah tidak bisa hanya mengandalkan pihak lain seperti Dinas Pendidikan atau pemerintah provinsi untuk menyelesaikan masalah ini, mengingat wewenang SMA ada di tingkat provinsi.
Menurutnya, kolaborasi dan sinergi antara berbagai pihak di tingkat kota harus diperkuat untuk mencapai hasil yang maksimal.
Anjung juga mengkritisi pendekatan sosialisasi yang selama ini dianggapnya kurang efektif.
“Sosialisasi yang hanya berupa acara seremonial belum cukup untuk menekan kenakalan remaja. Harus ada pendekatan yang lebih mendalam dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, untuk menyelamatkan generasi muda Kota Metro, diperlukan ide-ide kreatif dan kebijakan yang benar-benar fokus pada pembinaan dan pemberdayaan pemuda.
“Kita membutuhkan pemimpin yang benar-benar paham akan masalah ini dan memiliki visi yang jelas dalam menciptakan perubahan,” pungkasnya.
Dengan masalah kenakalan remaja yang semakin mencuat, Anjung berharap wali kota terpilih dapat memberikan perhatian lebih dan menggulirkan program-program yang berdampak langsung pada perbaikan perilaku remaja di Kota Metro. (CK)

COMMENTS