Dua kali dalam sepekan, pencurian motor di Metro Selatan picu kekhawatiran wargaRendro Pratikno saat setelah berhasil menggagalkan upaya Curanmor.**

HomeBerita

Dua kali dalam sepekan, pencurian motor di Metro Selatan picu kekhawatiran warga

"Dalam seminggu sudah dua kali pencurian terjadi. Warga semakin resah."

Pemprov Lampung menggelar pengajian akbar di Kota Metro
Pendangkalan drainase picu banjir, Pemkot Bandar Lampung siapkan pengerukan dan box culvert
Mundur dari tim WARU, puluhan tokoh di Kota Metro alihkan dukungan ke Mubaraq

MEDIATOR.ID, Metro – Aksi percobaan pencurian sepeda motor kembali menggemparkan warga Metro Selatan. Insiden terbaru terjadi pada Kamis sore, 14 Maret 2025, di Kelurahan Margorejo.

Seorang wartawan, Rendro Pratikno, berhasil menggagalkan upaya pencurian sepeda motornya setelah memergoki dua pelaku yang tengah beraksi di depan rumahnya di Jalan Adipati 1.

Rendro yang keluar rumah sekitar pukul 16.00 WIB mendapati salah satu pelaku sedang mendongkel lubang kunci motor Honda Beat miliknya, sementara rekannya bersiaga di atas motor lain yang siap digunakan untuk kabur.

“Saya keluar rumah dan melihat seseorang tengah berusaha merusak kontak motor saya. Begitu sadar itu percobaan pencurian, saya langsung berteriak,” kata Rendro saat ditemui usai kejadian.

Teriakan tersebut membuat para pelaku panik dan segera melarikan diri ke arah Metro Timur. Menurut keterangan Rendro, kedua pelaku mengenakan masker, dan salah satunya memakai sweater biru dongker.

Kejadian ini menambah daftar panjang kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Margorejo. Hanya berselang satu jam sebelum insiden yang dialami Rendro, sebuah sepeda motor Honda Supra X milik warga setempat juga raib digondol maling.

“Ini sudah dua kali dalam seminggu. Warga semakin resah karena lingkungan kami sepertinya sudah menjadi incaran pelaku curanmor,” ujar Rendro.

Menurut informasi yang dihimpun, aksi pencurian di Margorejo kerap terjadi pada sore atau malam hari saat situasi lingkungan mulai sepi. Warga pun mulai meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat keamanan di sekitar tempat tinggal mereka.

Maraknya pencurian ini memicu kekhawatiran warga, yang mendesak aparat kepolisian untuk segera bertindak. Mereka berharap patroli kepolisian diperketat, terutama pada jam-jam rawan, guna mencegah aksi kejahatan serupa terulang.

“Kami sangat berharap polisi lebih sering patroli. Kalau dibiarkan, pencuri bisa semakin nekat,” kata Ipsal, salah seorang warga Margorejo.

Aksi sigap Rendro dalam menggagalkan percobaan pencurian ini mendapat apresiasi dari warga. Keberaniannya dinilai sebagai bentuk kepedulian yang dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain dalam menghadapi aksi kriminal.

“Kalau semua warga bisa lebih waspada dan peduli dengan lingkungan sekitar, pencurian bisa ditekan. Kami juga akan menggalakkan ronda malam supaya keamanan lebih terjaga,” pungkasnya.

Dengan meningkatnya kasus curanmor menjelang Lebaran, warga Metro Selatan diingatkan untuk lebih berhati-hati serta memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci dengan aman. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dari tindak kejahatan.**

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: