Enam pelajar Metro berebut kursi Paskibraka Nasional, Walikota: jangan lengah, terus berlatihEnam anggota (Paskibraka) asal Kota Metro resmi dilepas untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Lampung dan nasional. (ADVERTORIAL)

HomeBeritaMetro

Enam pelajar Metro berebut kursi Paskibraka Nasional, Walikota: jangan lengah, terus berlatih

"Seleksi ini bukan hanya soal fisik yang tegap, tapi juga kecerdasan dan keteguhan hati."

Sertijab Disnaker, Sekda Metro: Pergantian posisi merupakan dinamika biasa dalam birokrasi
BI Lampung dukung pelestarian dan pemanfaatan Rumah Asisten Wedana Metro
PMI Lampung Timur wafat di Jepang, pemulangan jenazah dibalut isak tangis keluarga

MEDIATOR.ID, Metro – Sebanyak enam calon anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) asal Kota Metro resmi dilepas untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Lampung dan nasional. Seleksi dijadwalkan berlangsung di Bandarlampung pada 5–8 Mei 2025.

Keenam calon Paskibraka (Capaska) tersebut terdiri atas Arma Putransyah, Jovi Seraf Yanuar Siburian, Zaky Fauzan Dani, Zaria Risti Rofina, Wayan Davina Ziena Setifany, dan Fatihah Aida. Mereka akan bersaing memperebutkan kesempatan menjadi Paskibraka tingkat provinsi, bahkan berpeluang lolos ke tingkat nasional.

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan rasa bangga sekaligus harapan besar kepada para Capaska. Ia berharap mereka dapat mengharumkan nama Kota Metro di panggung yang lebih tinggi.

“Keenam Capaska ini merupakan siswa-siswi terpilih yang akan mewakili Metro ke tingkat provinsi dan nasional,” ujar Bambang saat acara pelepasan di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat, 3 Mei 2025.

Bambang meyakini seluruh Capaska telah melalui persiapan matang. Ia optimistis mereka mampu menunjukkan performa terbaik saat seleksi mendatang. “Saya yakin semua sudah dipersiapkan dengan baik. Mudah-mudahan nanti Capaska ini bisa terpilih menjadi Paskibraka tingkat provinsi dan nasional,” imbuhnya.

Bambang juga berpesan agar para Capaska menjaga fokus dan terus berlatih. Menurut dia, latihan menjadi kunci keberhasilan untuk bisa meraih kesempatan langka tersebut.

“Tidak boleh lengah. Adik-adik harus tetap latihan. Hanya dengan latihan, semua bisa sempurna dan terpilih,” kata Bambang.

Ketua Panitia Seleksi Paskibraka Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, menjelaskan keenam Capaska yang dikirim telah melewati proses panjang. Sejak Januari 2025, puluhan siswa menjalani serangkaian tes ketat sebelum akhirnya terpilih enam terbaik.

“Seleksi ini sudah dimulai sejak Januari, kemudian disaring lagi oleh tim panitia. Terpilihlah enam siswa dan siswi terbaik yang akan mewakili Metro ke provinsi dan nasional,” ujar Bangkit.

Selain seleksi, para Capaska juga menjalani program latihan intensif selama dua minggu. Latihan ini dirancang untuk mengasah ketahanan fisik, mental, serta kesiapan menghadapi ujian kecerdasan.

“Semua sudah dipersiapkan. Mudah-mudahan nanti mereka bisa terpilih menjadi Paskibraka tingkat Provinsi Lampung dan juga nasional,” kata Bangkit.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro, Rosita, yang mendampingi Bangkit, menambahkan bahwa selain kekuatan fisik, aspek mental dan intelektual menjadi penilaian penting dalam seleksi.

“Tadi Pak Wali juga berpesan agar Capaska mempersiapkan mental, tetap berlatih, dan juga belajar. Karena nanti seleksi bukan hanya fisik saja, tetapi juga kecerdasan,” ucap Rosita.

Keenam Capaska akan menjadi wakil Metro dalam panggung seleksi yang tidak hanya mengandalkan postur tegap, tetapi juga ketajaman berpikir dan ketahanan mental. Kesempatan ini membuka jalan bagi mereka untuk berpartisipasi pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, suatu kehormatan yang hanya dinikmati segelintir pelajar terpilih di Indonesia.

Dengan semangat yang membara, para Capaska Metro siap menjawab tantangan dan meraih mimpi mengibarkan Sang Saka Merah Putih di ketinggian. Kota Metro pun menanti kabar baik, sambil menggantungkan harapan pada enam generasi muda terbaiknya. (ADVERTORIAL)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: