Eva Dwiana: sejarah Way Tuba Airstrip mengajarkan arti pengorbanan rakyatEva Dwiana saat menghadiri peluncuran buku karya Jenderal TNI (Purn) A.M. Hendropriyono berjudul The History of Way Tuba Airstrip. (Frs)

HomeBANDAR LAMPUNG

Eva Dwiana: sejarah Way Tuba Airstrip mengajarkan arti pengorbanan rakyat

“Sejarah Way Tuba Airstrip adalah cermin pengorbanan rakyat Lampung.” - Eva Dwiana.

Eva Dwiana serahkan bantuan untuk lansia dan disabilitas di Gang Permukiman Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung komitmen peduli lansia, dorong hidup sehat, bahagia, dan sejahtera
Eva Dwiana: kerukunan umat beragama jadi fondasi membangun Bandar Lampung

MEDIATOR.ID, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana berangkat sejak pukul 05.00 pagi dari Bandar Lampung menuju Way Kanan untuk menghadiri peluncuran buku karya Jenderal TNI (Purn) A.M. Hendropriyono berjudul The History of Way Tuba Airstrip, Senin, 5 Januari 2026.

Kehadiran Eva dalam agenda tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap upaya pelestarian sejarah daerah dan nasional.

Buku tersebut mengisahkan sejarah Way Tuba Airstrip yang kini dikenal sebagai Bandara Gatot Soebroto. Dalam pandangan Eva, narasi yang disajikan di dalam buku itu merekam jejak penting perjuangan rakyat Lampung, khususnya pada masa penjajahan Jepang, yang sarat dengan pengorbanan dan keteguhan sikap.

Eva menyebut sejarah Way Tuba Airstrip tidak dapat dilepaskan dari peran serta masyarakat Lampung yang ikut menanggung beban dan risiko pada masa sulit tersebut.

Karena itu, ia menilai dokumentasi sejarah semacam ini penting agar generasi masa kini dan mendatang tidak tercerabut dari akar perjuangan bangsanya.

“Sejarah ini mengajarkan kita untuk menghargai jasa rakyat dan mengenang pengorbanan yang telah diberikan,” ujar Eva Dwiana.

Ia menambahkan, dari catatan sejarah tersebut bangsa Indonesia dapat memetik hikmah agar perjalanan ke depan dijalani dengan kesadaran dan kebijaksanaan.

“Memahami sejarah bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi pijakan moral dalam membangun masa depan yang lebih berkarakter dan berkeadaban,” pungkas Eva. (Frs)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: