MCFF 2023 sukses kombinasikan isu cagar budaya dan inklusi keuanganGelaran Metro Culinary and Finance Fest 2023 di cagar budaya Rumah Asisten Wedana Metro. (*)

HomeBerita

MCFF 2023 sukses kombinasikan isu cagar budaya dan inklusi keuangan

"Selama event 7 hari total omset tercatat mencapai Rp.216.000.000 dan lebih dari 10.000 transaksi non tunai."

Dari meja gaple hingga pena pelajar: PWI Metro rayakan kemerdekaan dengan cara berbeda
Sapma PP Kota Metro akan kawal dua mahasiwa UM Metro yang dilaporkan dekan
Eva Dwiana sebut sport center baru adalah simbol harapan dan kolaborasi daerah

MEDIATOR.ID, Metro – Gelaran Metro Culinary and Finance Fest 2023 di cagar budaya Rumah Asisten Wedana Metro yang telah berakhir 7 Oktober 2023 sukses mengkolaborasikan isu promosi cagar budaya dan keuangan.

Pimpinan Cabang Bank Mandiri Metro Bambang menjelaskan bahwa selama event 7 hari total omset tercatat mencapai Rp.216.000.000 dan lebih dari 10.000 transaksi non tunai.

“Kami cukup terkejut dengan antusiasme Warga Metro terhadap even ini dan Mandiri sebagai bank mitra memberi apresiasi atas kepercayaan penyelenggara terhadap pihaknya,” kata Bambang.

Sementara itu Kabid Penetapan dan Penagihan BPPRD Kota Metro Intan Cici Ery Trina menjelaskan lewat program Pajak Ceria selama gelaran even tercatat jumlah pembayar SPPT sebanyak 421 orang dan uang yang masuk selama pembayaran pajak di Festival kuliner adalah sebesar.RP.43.766.677.

“Terima kasih untuk dukungannya terhadap upaya inovasi dalam pembayaran PBB dan peran serta para wajib pajak,” katanya.

Intan juga berharap kedepannya akan terus muncul inovasi- inovasi baru dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Metro.

Selain itu Intan melihat even-even semacam ini potensial untuk meningkatkan pendapatan daerah.

“Selain dari sektor PBB juga ada dari pajak iklan dan reklame,parkir dll,” katanya.

Sementara itu Juru Pelihara Cagar Budaya Agus Sarwanto menambahkan bahwa 10 lukisan terjual dalam even selama tujuh hari tersebut.

“Alhamdulillah pameran lukisan karya Anshori Djausal cukup diminati ada sepuluh lukisan terjual selama even yang digelar di cagar budaya tersebut,” ujarnya.

Senada M.Riananda Pratama dari Metro Creative Production mengatakan bahwa even-even semacam ini kedepannya akan terus dilaksanakan.

“Selain mempromosikan keberadaan cagar budaya juga berdampak pada para pelaku UMKM khususnya di sektor kuliner,” katanya.

Terpisah, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII Nurmantias berharap lewat dukungan even-even yang digelar di cagar budaya juga akan mendorong terbentuknya ekosistem kebudayaan.

“Lewat kerja bersama kami yakin kedepak perlahan ekosistem kebudayaan akan mampu menopang keberadaan cagar-cagar budaya di daerah agar membawa manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0