Operasi Ketupat 2025 dimulai, Wali Kota Metro: kami siap kawal kenyamanan pemudikWalikota Metro, Bambang Iman Santoso menghadiri Apel Operasi Krakatau 2025. (Adv)

HomeBerita

Operasi Ketupat 2025 dimulai, Wali Kota Metro: kami siap kawal kenyamanan pemudik

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang melintasi Kota Metro dalam perjalanan mudik mendapatkan rasa aman dan fasilitas yang memadai.” – Bambang Iman Santoso.

Diskusi SMSI Lingkar Merdeka: kehadiran LBH SMSI tepat di Era Digital
Walikota Metro tekankan RSUD Ahmad Yani tingkatkan kualitas pelayanan
Diskominfo Metro Fasilitasi TV untuk kegiatan belajar di RIS

MEDIATOR.ID, Metro – Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menghadiri Apel Operasi Krakatau 2025 yang digelar di Mapolres Metro pada Kamis, 20 Maret 2025.

Apel ini menjadi bagian dari kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran melalui Operasi Ketupat 2025 yang akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia.

Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho memimpin langsung apel tersebut dan menyampaikan amanat dari Kapolri. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa operasi ini bertujuan memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran pergerakan masyarakat selama libur Idul Fitri.

“Operasi Ketupat 2025 merupakan komitmen bersama dalam menciptakan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami siap memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar pengamanan dapat berjalan optimal,” ujar AKBP Heri Sulistyo.

Turut hadir dalam apel ini sejumlah pejabat daerah, termasuk perwakilan Dandim 0411/KM, Ketua DPRD Metro, Kajari Metro, serta Ketua Pengadilan Negeri Metro. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama dalam mendukung pengamanan arus mudik.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 146,48 juta orang, atau sekitar 52 persen dari total penduduk Indonesia. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28 hingga 30 Maret, sementara arus balik diperkirakan mencapai puncaknya pada 5 hingga 7 April 2025.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Operasi Ketupat 2025 akan berlangsung mulai 23 Maret hingga 8 April. Pemerintah juga telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang, rekayasa lalu lintas, serta pemanfaatan tempat penimbangan kendaraan sebagai area istirahat bagi pemudik.

Kapolres Metro menegaskan bahwa aturan tersebut harus disosialisasikan dengan baik agar masyarakat dapat memahami dan mematuhinya. Selain pengamanan lalu lintas, aspek stabilitas harga dan pasokan bahan pokok juga menjadi perhatian utama.

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam memastikan mudik Lebaran berjalan aman dan nyaman.

“Kami berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat 2025. Kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan seluruh elemen masyarakat sangat krusial agar arus mudik dapat berjalan lancar,” ujar Bambang.

Ia juga menyoroti aspek kenyamanan pemudik, termasuk kesiapan fasilitas umum, penerangan jalan, serta layanan kesehatan bagi para pelintas.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang melintasi Kota Metro dalam perjalanan mudik mendapatkan rasa aman dan fasilitas yang memadai. Pemudik harus merasa nyaman, bukan hanya dari sisi lalu lintas, tetapi juga dari segi pelayanan publik,” tambahnya.

Kapolres Metro menekankan bahwa pengamanan mudik tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada aspek keamanan dan ketertiban umum.

“Tindakan tegas akan diberikan kepada pelaku penimbunan BBM dan bahan pokok yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, petugas di lapangan diinstruksikan untuk memberikan layanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat. Upaya preventif juga dilakukan dengan imbauan kepada pemudik agar beristirahat secara berkala guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Pengecekan kesehatan pengemudi, kondisi kendaraan, kesiapan rambu-rambu, serta penerangan jalan akan terus dipantau untuk memastikan keselamatan para pemudik. Polres Metro juga mengoptimalkan layanan hotline 110 sebagai pusat pengaduan dan pelaporan masyarakat.

Menutup amanatnya, Kapolres Metro memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang bertugas selama masa Lebaran.

“Di saat masyarakat menikmati libur Idul Fitri bersama keluarga, petugas di lapangan tetap menjalankan tugasnya demi keamanan dan kenyamanan bersama. Jadikan pengabdian ini sebagai ladang ibadah,” pungkasnya. (Adv)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: