Serap aspirasi masyarakat Jabung, Ela-Azwar akan berikan solusi ini!Pasangan Ela-Azwar saat berkunjung ke Pasar Adirejo, Jabung, Lampung Timur, Minggu, 15 September 2024. Foto: Red.

HomeBerita

Serap aspirasi masyarakat Jabung, Ela-Azwar akan berikan solusi ini!

"Ada beberapa yang dikeluhkan juga soal jalan, seperti mulai Gunung Mekar sampai Simpang Kemuning itu juga katanya biasa dilalui pedagang pasar itu dikeluhkan," ungkapnya. 

Azwar berkomitmen akan fasilitasi edukasi dan luaskan wilayah Pasar Pagi Way Jepara
Ratusan petani kelapa di Lampung Timur dapat pendidikan, hasil tani jadi lebih baik
Bazar Ramadan, momen bangkitkan perekonomian bagi warga Lampung Timur

MEDIATOR.ID, Lampung Timur – Warga Jabung, Lampung Timur (Lamtim) terima aspirasi dari Bacalon Bupati dan Wakil Bupati, Ela-Azwar pada Minggu, 15 September 2024.

Pasangan tersebut tiba di Pasar Jabung pukul 08.00 WIB. Sebelum mendengar keluh-kesah warga setempat, Teh Ela–sapaannya, mengajak warga senam terlebih dahulu.

Dari hasil grebek dan penyerapan aspirasi, Ela menjelaskan jika daya beli di Pasar Jabung tergolong rendah.

“Meskipun harga di sini cukup stabil. Namun itu, permintaannya minim,” katanya kepada awak media.

Pihaknya ke depan akan memberikan formulasi untuk mencari jalan keluar dari persoalan daya beli masyarakat yang rendah tersebut.

Sebab menurutnya, pasar merupakan salah satu unsur jantung perekonomian masyarakat dari berbagai kalangan.

Ia juga mendapati sejumlah pedagang yang mengeluh akibat sepinya pembeli. Namun, memberikan motivasi dan cara agar ke depannya pasar tersebut memiliki daya tarik tersendiri.

“Jadi Pasar Adirejo ini diperlukan pembenahan lagi ke depan, karena pasar ini sarana dan prasarananya masih kurang,” jelas Ela.

Sebenarnya, pihaknya ingin bertemu dengan pengelola pasar, tapi saat dikunjungi sedang tak ada di kantor pasar tersebut.

Jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur periode 2024-2029, pasangan Ela-Azwar akan menata pola dan jenis penjualan pada pasar itu.

“Jadi kita melakukan penyesuaian. Sesuai tidak item yang dijual untuk masyarakat. Saya pikir pasarnya dibuat tidak kumuh lah, biar menarik. Walaupun pasar tradisional tapi bagaimana caranya agar masyarakat itu betah,” tuturnya.

Pihaknya juga tak lupa akan konsen terhadap pembangunan infrastruktur pasar yang dapat mempermudah pedagang dan pembeli dalam transaksi.

“Ada beberapa yang dikeluhkan juga soal jalan, seperti mulai Gunung Mekar sampai Simpang Kemuning itu juga katanya biasa dilalui pedagang pasar itu dikeluhkan,” ungkapnya.

“Ke depan akan kita perbaiki, perbaikan infrastruktur itu juga bisa mengurangi biaya produksi pedagang,” pungkasnya. (Red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0