Wali Kota Bandar Lampung: setiap hari 900 ton sampah harus ditanganiWali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat menerima audiensi PT Greenprosa Adikara Nusa. (Red)

HomeBANDAR LAMPUNG

Wali Kota Bandar Lampung: setiap hari 900 ton sampah harus ditangani

“Penanganan sampah bukan hanya soal kebersihan kota, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.” – Eva Dwiana.

Hadiri PPKMB Unila, Eva Dwiana: disiplin dan do’a jadi kunci sukses mahasiswa
Wali Kota Bandar Lampung Sidak proyek jembatan Rajabasa, respons cepat aduan warga
Pemkot Balam perkuat program sosial, bagikan alat bantu disabilitas di Enggal dan Tanjung Karang Timur

MEDIATOR.ID, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menerima audiensi PT Greenprosa Adikara Nusa terkait pengelolaan sampah terintegrasi di Ruang Rapat Wali Kota Bandar Lampung, Senin, 08, September, 2025.

Eva Dwiana menyebutkan bahwa volume sampah di Bandar Lampung mencapai 800 hingga 900 ton per hari, sehingga dibutuhkan langkah strategis untuk mengelolanya.

“Pemerintah Kota berkomitmen mempersiapkan pembangunan pusat pengolahan sampah terpadu agar persoalan ini bisa ditangani secara menyeluruh,” kata Eva.

Ia menekankan, upaya penanganan sampah bukan hanya soal kebersihan kota, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, pengelolaan terpadu akan menjadi solusi agar beban TPA dapat ditekan.

Direktur Operasional PT Greenprosa Adikara Nusa, Mujibur Rahman, memaparkan program Manajemen Sampah untuk Nusantara (Masnusa) yang mereka kembangkan.

Program ini dirancang untuk menekan volume sampah residu yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus mendukung kebijakan nasional terkait pengurangan pembangunan landfill baru.

“Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ujar Mujibur.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal kolaborasi pemerintah dan pihak swasta dalam menjawab tantangan sampah di kota.

Eva berharap ke depan kerja sama semacam ini dapat mewujudkan Bandar Lampung yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Frs)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: