Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro menggelar nonton bareng (Nobar) film dokumenter 'Tinta Ungu' di Kebun KWT Sedulur 22, Hadimulyo Barat, Metro Pusat.
Metro, Mediator.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro menggelar nonton bareng (Nobar) film dokumenter ‘Tinta Ungu’ di Kebun KWT Sedulur 22, Hadimulyo Barat, Metro Pusat.
Film dokumenter Tinta Ungu menyajikan tentang siklus huru-hara perpolitikan di Kota Metro. Diantaranya menjelaskan maraknya money politic yang seolah sudah mendarah daging di masyarakat dan menjadi catatan merah setiap ajang demokrasi. Dengan adanya film Tinta Ungu, diharapkan mampu memberikan kesadaran akan hak suara setiap mata pilih, agar dapat menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani pada 9 Desember 2020 mendatang.
“Hari ini merupakan malam kedua setelah kemarin launching film dokumenter ‘Tinta Ungu’. Diharapkan para audiens dapat mengambil hikmah dari tayangan film dokumenter ini dan mengenali sebab akibat karenanya,” ujar Anggota KPU Kota Metro, Yunita Dewi Nurbaya, S.Pd., Kamis (29/10/2020).
Sementara, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Metro Pusat, Haryanto Putra Lasai mengatakan, perbuatan sekecil apapun hari ini kita perbuat pasti memiliki dampak, minimal nilai kebaikan.
“Upaya melepas Pemilihan Umum (Pemilu) dan money politic memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Tetapi, sekecil apapun usaha kita dalam mengubah … perbuatan tersebut akan menentukan kemana kita berpihak (baik/buruk),” ujar Lasai.
Lasai menambahkan, salah satu faktor adanya money politic diantaranya adalah kita yang ikut mengamininya. Maka, jika sungguh ingin mengubah, memang harus dimulai dari hal kecil (diri sendiri).
“Adanya kejahatan di sekitar kita, biasanya merupakan dampak dari orang baik yang hanya berdiam diri saja. Karenanya, sebagai manusia yang penuh keterbatasan, kita musti berusaha memulai dengan memutus mata rantai dari sikap apatis tersebut. Minimal dengan berusaha sesuai kemampuan masing-masing dan libatkan hati nurani,” pungkas Lasai.
Nobar film dokumenter Tinta Ungu berjalan dengan hikmat. Acara tersebut turut dihadiri oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari seluruh Kelurahan di Kecamatan Metro Pusat dan warga sekitar Hadimulyo Barat. Tak lupa, acara berlangsung dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) agar tetap terlindung dari wabah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
(Misaf)

COMMENTS