"Itu tugas kita untuk menempa dan mendapatkan kualitas sumber daya manusia maupun karya jurnalistiknya. Karena dengan SDM yang berkualitas mereka akan patuh terhadap aturan dan kode etik yang ada."
MEDIATOR.ID, Metro – Sejumlah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) menyampaikan aspirasinya terkait oknum wartawan yang kurang menaati kode etik. Mulai dari Advetorial (Adv) yang terkesan memaksa, hingga adanya pemerasan.
Menanggapi hal itu, Penasihat PWI Kota Metro Abdul Wahab menanggapi. Menurutnya PWI sejak lama sudah berkomitmen meningkatkan sumber daya manusia sebagai insan pers.
“Itu tugas kita untuk menempa dan mendapatkan kualitas sumber daya manusia maupun karya jurnalistiknya. Karena dengan SDM yang berkualitas mereka akan patuh terhadap aturan dan kode etik yang ada,” ucapnya di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro.
Sebelumnya, PWI Kota Metro pernah membantu salah satu sekolah yang diintimidasi dan diperlakukan kurang baik oleh oknum wartawan nakal. Namun PWI berkomitmen menyelesaikannya.
“Jadi ketika ibu-ibu bapak bapak kewalahan menghadapi wartawan silahkan koordinasi. Karena ketika koordinasi kami akan mediasi. Dan jika terbukti wartawan itu tak bertanggung jawab, kami akan bantu proses,” beber pria yang kerap disapa Wahab itu.
Jika, jelas Wahab, jika ada oknum wartawan yang mengaku anggota PWI tapi tak menjalankan kode etik jurnalistik silahkan lapor ke PWI Metro.
“Karena ia akan disidang kalau perlu dicabut keanggotaannya,” tegasnya.
Dijelaskannya, setiap perusahaan pers itu memiliki kebijakan masing-masing.
“Namun harus dipastikan ketika media itu tergabung di organisasi profesi maupun organisasi perusahaan yang kredibel,” pungkasnya. (*)

COMMENTS