Reses DPRD Metro: warga Hadimulyo Timur desak solusi konkret atasi banjir tahunanAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro dari Fraksi Partai Golkar, Kun Komariyati. [ADVERTORIAL]

HomeBerita

Reses DPRD Metro: warga Hadimulyo Timur desak solusi konkret atasi banjir tahunan

"Hadimulyo Timur ini terdampak banjir yang berasal dari kiriman Hadimulyo Barat, yang belum tuntas." — Kun Komariyati, Anggota DPRD Kota Metro.

Roma Doni serap aspirasi warga Yosomulyo, isu infrastruktur dan kesehatan jadi sorotan
Hearing DPRD Metro soal stimulus PBB-P2 belangsung alot
DPRD Kota Metro dorong peningkatan layanan kesehatan di kepemimpinan baru

MEDIATOR.ID, Metro — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro dari Fraksi Partai Golkar, Kun Komariyati, menggelar reses di kediaman Ibu Denti, Jalan Buay Nunyai, Bulak Sari, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya terkait permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut, Jum’at, 14 Februari 2025.

Dalam reses tersebut, warga Hadimulyo Timur menyampaikan keluhan mengenai banjir yang telah terjadi sejak tahun 2015. Menurut warga, banjir tersebut merupakan kiriman dari wilayah Hadimulyo Barat yang belum tertangani secara optimal. Sarnubi, salah satu warga, mengungkapkan bahwa banjir ini telah menyebabkan kerugian materiil dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Dua Kelurahan duduk bareng untuk menyelesaikan masalah banjir 2015 saya usulkan. Sampai hari ini pun tidak ada tindak lanjutnya,” ujar Sarnubi. Ia juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam setiap pembangunan untuk menghindari kerusakan lingkungan.

Menanggapi keluhan warga, Kun Komariyati menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi atas permasalahan banjir tersebut. Ia juga menegaskan bahwa penanganan banjir akan menjadi prioritas dalam pemerintahan yang baru.

“Hadimulyo Timur ini terdampak banjir yang berasal dari kiriman Hadimulyo Barat, yang belum tuntas,” kata Kun. Ia berharap adanya kolaborasi antara Kelurahan Hadimulyo Timur dan Hadimulyo Barat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara bersama-sama.

Permasalahan banjir yang melibatkan dua kelurahan ini menunjukkan perlunya kolaborasi lintas wilayah dalam penanganan bencana. Koordinasi antara Kelurahan Hadimulyo Timur dan Hadimulyo Barat menjadi kunci dalam mencari solusi yang efektif dan berkelanjutan.

Selain itu, pelibatan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sangat penting untuk memastikan bahwa proyek-proyek yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokal. Hal ini juga dapat meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya.

Warga Hadimulyo Timur berharap agar pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi permasalahan banjir yang telah berlangsung selama hampir satu dekade. Mereka juga menginginkan adanya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pembangunan yang dilakukan di wilayah mereka.

Dengan adanya reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik dan menjadi dasar dalam perumusan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

Permasalahan banjir di Hadimulyo Timur merupakan tantangan yang memerlukan pendekatan holistik dan kolaboratif. Dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, sangat diperlukan untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup warga.

Melalui reses ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih baik antara wakil rakyat dan konstituennya, serta tercipta sinergi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. [ADVERTORIAL]

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0