Bupati Lampung Timur hadiri high level meeting, berikut sejumlah pembahasannyaBupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah saat melakukan High Level Meeting.**

HomeBerita

Bupati Lampung Timur hadiri high level meeting, berikut sejumlah pembahasannya

"Kami akan memantau harga pangan di pasaran agar tetap stabil. Selain itu, kami akan terus bersinergi dengan pelaku ekonomi, melakukan inovasi, dan langkah strategis untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan tanpa lonjakan harga yang signifikan."

SA Indosat Ooredoo Metro sampaikan clue produk layanan untuk di tahun 2022
Komisi I DPRD Metro imbau Pemkot sanksi tegas PNS yang tidak taat aturan
Pemkot Metro akan normalisasi irigasi dan drainase guna penanggulangan banjir

MEDIATOR.ID, Lampung Timur – Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, turut serta dalam kegiatan High Level Meeting yang diadakan untuk menghadapi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1446 H/2025 M.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 6 Maret 2025, di Auditorium lantai 4 Gedung Kantor Bank Indonesia Perwakilan Lampung, yang juga dihadiri oleh Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani.

Pentingnya Ramadan Bagi Perekonomian

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa bulan Ramadan menjadi periode dengan perputaran uang terbesar dalam setahun.

Menurutnya, sekitar 70% pendapatan masyarakat dalam setahun tercatat dikeluarkan selama bulan Ramadan, yang menjadi indikator penting bagi perekonomian daerah di masa mendatang.

“Bulan Ramadan ini menjadi patokan, jika ekonomi di bulan ini baik, maka itu akan menjadi pijakan untuk masa depan ekonomi Lampung,” ujarnya.

Mirzani menambahkan, dengan perputaran uang yang besar selama bulan Ramadan, momen ini sering dimanfaatkan oleh spekulan untuk meraih keuntungan dengan cara menaikkan harga barang dan menahan stok.

Hal ini, kata dia, harus menjadi perhatian pemerintah, terutama dalam menjaga kestabilan harga.

“Selain fokus pada ibadah, kita juga harus fokus pada pengendalian harga agar tetap terkendali. Ini bisa tercapai jika ada kerjasama yang baik antara TPID, para bupati, dan wali kota,” tegasnya.

Langkah Pemerintah untuk Menjaga Stabilitas Harga

Menyikapi hal tersebut, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menyatakan komitmennya untuk mengikuti instruksi Gubernur Lampung dan Presiden dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.

“Kami akan memantau harga pangan di pasaran agar tetap stabil. Selain itu, kami akan terus bersinergi dengan pelaku ekonomi, melakukan inovasi, dan langkah strategis untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan tanpa lonjakan harga yang signifikan,” ujar Ela.

Mirzani juga menekankan pentingnya kolaborasi antar berbagai pihak dalam menjaga stabilitas ekonomi di Provinsi Lampung.

“Dengan sinergi yang baik dari berbagai pihak, saya yakin inflasi di Lampung dapat terkendali dengan baik dan pertumbuhan ekonomi akan meningkat,” katanya.

Instruksi Gubernur untuk TPID dan Pemangku Kepentingan

Sebagai bagian dari upaya menjaga kestabilan ekonomi, Gubernur Mirzani menginstruksikan seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk melakukan berbagai langkah konkret.

Di antaranya adalah pemantauan terhadap ketersediaan stok bahan pangan, barang penting, serta BBM dan Elpiji (LPG).

Selain itu, pihak terkait juga diminta untuk melaksanakan operasi pasar, gelar pangan murah, dan pengawasan terhadap keamanan produk pangan yang beredar.

Pemantauan terhadap cuaca dan potensi bencana alam juga menjadi bagian dari upaya menjaga distribusi pangan, mengingat cuaca ekstrem dapat mengganggu kestabilan pasokan.

Mirzani mengungkapkan bahwa koordinasi dengan BMKG dan BPBD sangat penting untuk mengantisipasi bencana alam seperti banjir atau tanah longsor.

“Kesiapan infrastruktur jalan dan angkutan juga harus dipastikan agar distribusi barang dan penumpang tetap lancar selama Ramadan dan Idul Fitri,” tambahnya.

Persiapan Kesehatan dan Pengawasan Ketat

Tidak hanya fokus pada sektor ekonomi, Gubernur Lampung juga meminta agar pelayanan kesehatan di rumah sakit dan posko-posko kesehatan tetap terjaga selama 24 jam.

Ia mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan tenaga medis dalam melayani masyarakat selama periode tersebut.

Dalam hal pengawasan, Mirzani menegaskan pentingnya peran Satgas Pangan untuk meningkatkan intensitas pendampingan kepada pelaku usaha, serta memastikan tidak ada praktik yang merugikan konsumen, seperti penimbunan barang atau manipulasi harga.

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah Provinsi Lampung berharap dapat menjaga stabilitas harga, memastikan pasokan pangan tetap terjaga, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri mendatang. (Red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: