Eva Dwiana tekankan pentingnya pengasuhan positif untuk cegah bullyingWali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, saat membuka acara Sosialisasi Parenting Pencegahan Bullying melalui Pengasuhan Positif dan Pemenuhan Gizi pada Anak di Gedung PKK Kota Bandar Lampung. (Red)

HomeBANDAR LAMPUNG

Eva Dwiana tekankan pentingnya pengasuhan positif untuk cegah bullying

“Dengan pengasuhan positif, anak-anak kita tidak hanya mendapatkan perhatian dan cinta, tetapi juga nilai-nilai empati, keberanian, dan percaya diri.” – Eva Dwiana.

Wali Kota Bandar Lampung Sidak proyek jembatan Rajabasa, respons cepat aduan warga
Eva Dwiana salurkan alat bantu disabilitas untuk warga Bandar Lampung
Eva Dwiana hadiri Paripurna DPRD, bahas enam Raperda strategis

MEDIATOR.ID, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menekankan pentingnya pengasuhan positif sebagai langkah strategis dalam mencegah praktik perundungan sejak dini.

Hal itu ia sampaikan saat membuka acara Sosialisasi Parenting Pencegahan Bullying melalui Pengasuhan Positif dan Pemenuhan Gizi pada Anak di Gedung PKK Kota Bandar Lampung, Selasa, 22 Juli 2025.

Kegiatan yang diikuti para kader PKK ini bertujuan meningkatkan kualitas pola asuh keluarga agar anak-anak tumbuh dengan karakter kuat, penuh empati, dan percaya diri. Eva menilai, upaya ini tidak bisa dilepaskan dari peran orang tua dan lingkungan keluarga.

“Bullying bukan sekadar masalah di sekolah. Pencegahannya dimulai dari rumah, dari pola asuh yang penuh kasih sayang sekaligus komunikasi sehat antara anak dan orang tua,” ujar Eva.

Ia mengapresiasi peran aktif kader PKK yang disebutnya sebagai ujung tombak dalam membina keluarga di Bandar Lampung. Menurut Eva, partisipasi kader PKK menunjukkan bahwa isu pengasuhan bukan hanya tanggung jawab orang tua, melainkan gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Dengan pengasuhan positif, anak-anak kita tidak hanya mendapatkan perhatian dan cinta, tetapi juga nilai-nilai empati, keberanian, dan percaya diri yang akan menjadi bekal mereka di masa depan,” kata Eva.

Selain menyoroti aspek pengasuhan, Eva juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini sebagai penopang tumbuh kembang anak. Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan manfaat nyata dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sosialisasi ini bukan hanya seremonial, tapi harus berdampak. Harapan saya, ilmu yang diperoleh benar-benar dipraktikkan di rumah tangga masing-masing,” tutur Eva.

Acara tersebut memperlihatkan komitmen pemerintah kota bersama kader PKK dalam membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan bebas dari praktik bullying. (Frs)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: