“Pemetaan ini bukan sekadar menentukan titik lokasi, tetapi menyusun informasi wilayah agar lebih lengkap, terstruktur, dan mudah diakses masyarakat.” - Putri Adinda Yuliana.
MEDIATOR.ID, Tulang Bawang — Informasi mengenai fasilitas dan lokasi penting di Tiyuh Penumangan mulai dipetakan secara digital. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Metro bersama Muli Meghanai mendata berbagai titik wilayah menggunakan Google Maps untuk menyusun informasi lokasi yang lebih terstruktur dan mudah diakses masyarakat, Senin, 24 Agustus 2026.
Pemetaan dilakukan pada Sabtu (15/8). Sejumlah lokasi yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat didata, mulai dari fasilitas pendidikan, tempat ibadah, fasilitas pemerintahan, UMKM dan usaha masyarakat, fasilitas sosial, ruang publik, hingga lokasi strategis lainnya.

Peserta KKN UM Metro, Putri Adinda Yuliana, mengatakan proses pemetaan dilakukan dengan mengidentifikasi lokasi secara langsung dan mencocokkannya dengan titik pada peta digital. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan informasi lokasi yang dihimpun sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Kami melakukan pendataan dan identifikasi lokasi secara langsung, kemudian mencocokkannya dengan titik lokasi pada peta digital,” kata Putri.

Putri mengatakan setiap lokasi yang ditemukan kemudian didata dan disesuaikan dengan titik lokasi pada Google Maps. Data tersebut disusun agar informasi mengenai persebaran fasilitas dan lokasi penting di Tiyuh Penumangan dapat tersaji secara lebih sistematis.
“Setiap lokasi yang ditemukan kemudian diidentifikasi, didata, dan disesuaikan dengan titik lokasi pada peta digital untuk menghasilkan informasi wilayah yang lebih lengkap, terstruktur, dan mudah diakses,” ujarnya.
Menurut Putri, keterlibatan Muli Meghanai menjadi bagian dari kolaborasi mahasiswa KKN dengan generasi muda Tiyuh Penumangan. Mereka bersama-sama melakukan pengamatan sekaligus memastikan lokasi yang dimasukkan dalam pemetaan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Kami bersama Muli Meghanai melakukan pengamatan serta memastikan lokasi yang didata sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata dia.
Putri mengatakan penggunaan Google Maps memungkinkan data lokasi disusun dalam format digital sehingga informasi mengenai fasilitas dan lokasi strategis dapat diakses secara daring. Masyarakat juga diharapkan lebih mudah menemukan lokasi tertentu melalui informasi yang tersedia pada peta digital.
“Pemanfaatan teknologi tersebut memungkinkan data lokasi disusun secara lebih sistematis dan memberikan gambaran mengenai persebaran fasilitas serta lokasi penting di wilayah Tiyuh Penumangan,” ujarnya.
Data yang dihimpun melalui pemetaan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi informasi pendukung untuk mengenali berbagai fasilitas dan lokasi strategis yang terdapat di Tiyuh Penumangan.
Kegiatan ini menempatkan teknologi digital sebagai sarana untuk menata informasi wilayah, sekaligus memperkuat kolaborasi mahasiswa KKN dengan generasi muda setempat dalam mengenali dan mendokumentasikan kondisi wilayah Penumangan. (CK)

COMMENTS