Musrenbang Ganjar Asri, Pemkot Metro didesak tuntaskan banjir dan tepati titik pembangunanWakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana di Musrenbang Kelurahan Ganjar Asri, Metro Barat. (CK)

HomeBerita

Musrenbang Ganjar Asri, Pemkot Metro didesak tuntaskan banjir dan tepati titik pembangunan

“Banjir masih menjadi masalah berulang yang hingga kini belum terealisasi penanganannya.” - Mardi Waluyo.

Pedagang wisata kuliner senja dipungut biaya, Tondi: Lapak di sana gratis!
Konsumen tunggu niat baik PT BAS
Upaya Menanggulangi Pandemi, Sekda Lampura Tegaskan Satgas Covid-19 Pantau Izin Keramaian dan Informasi Hoak

MEDIATOR.ID, Metro – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, menjadi ruang artikulasi kepentingan warga dalam membahas pembangunan tahun 2026.

Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana menegaskan bahwa Musrenbang tidak sekadar agenda rutin tahunan, melainkan instrumen penting untuk memastikan kebijakan pembangunan berangkat dari kebutuhan masyarakat.

Rafieq menyatakan, Pemerintah Kota Metro menetapkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fokus utama pembangunan pada 2026.

“Harapannya dari Musrenbang ini dapat memberikan hasil terbaik,” ujar Rafieq, Kamis, 8 Januari 2026.

Menurut dia, pembangunan SDM diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Rafieq memastikan bahwa perencanaan pembangunan Kota Metro ke depan akan menyesuaikan dengan kebutuhan paling mendesak yang dihadapi warga.

Ia menekankan pentingnya menjadikan aspirasi masyarakat sebagai dasar dalam menentukan prioritas program pembangunan.

Menanggapi pernyataan tersebut, Wakil Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Ganjar Asri, Mardi Waluyo, menyampaikan catatan kritis terkait implementasi pembangunan.

Ia menekankan pentingnya konsistensi pemerintah dalam merealisasikan program yang telah disepakati, khususnya terkait titik-titik pembangunan yang sudah ditetapkan.

“Saya hanya ingin memastikan dan menegaskan, lokasi yang sudah ditentukan sebagai titik pembangunan, jangan sampai tertunda dan harus segera dilaksanakan,” kata Mardi.

Selain soal konsistensi, Mardi juga menyoroti persoalan banjir yang masih kerap terjadi di sejumlah titik di Kelurahan Ganjar Asri.

Ia meminta Pemerintah Kota Metro memberikan penanganan yang lebih konkret, mengingat persoalan tersebut telah berulang kali diusulkan dalam forum perencanaan sebelumnya namun belum terealisasi hingga kini.

Sementara, Lurah Ganjar Asri Ruben Nugroho menyampaikan usulan pengembangan wilayah yang bersifat alternatif dan berorientasi lingkungan.

Salah satu gagasan yang diusulkan adalah pembangunan destinasi wisata berupa jalur sepeda dan beberapa program lainnya.

“Diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat sekaligus memanfaatkan potensi wilayah,” pungkasnya.

Melalui Musrenbang ini, seluruh usulan yang disampaikan–mulai dari peningkatan kualitas manusia, penyelesaian persoalan infrastruktur, hingga pengembangan kawasan–akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana pembangunan Kota Metro tahun 2026. (CK)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: