Pemkot Metro gandeng BSSN perkuat keamanan siber pemerintahanFoto istimewa. (ADVERTORIAL)

HomeBerita

Pemkot Metro gandeng BSSN perkuat keamanan siber pemerintahan

“Kami berharap sinergi dengan BSSN terus diperkuat agar implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik semakin optimal.” - Bambang.

PT. BAS bantah tudingan penggelapan uang konsumen
BUMDes Sribhawono hadirkan layanan pembayaran pajak, permudah warga Lamtim
38 tim ikuti lomba voli HUT RI di Selingkut, MA Yapsi turunkan pemain muda

MEDIATOR.ID, Metro — Pemerintah Kota Metro memperkuat keamanan sistem informasi pemerintahan dengan menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kerja sama itu diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemanfaatan sertifikat elektronik dan peningkatan keamanan siber di Aula BSSN, Depok, Jawa Barat, Rabu, 8 Juli 2026.

Kerja sama tersebut menjadi langkah Pemerintah Kota Metro memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan layanan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) BSSN. Melalui pemanfaatan layanan itu, pemerintah daerah menargetkan pelayanan publik berbasis digital yang lebih cepat, aman, efisien, dan terpercaya.

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan pemanfaatan sertifikat elektronik menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel.

“Atas nama seluruh pemerintah daerah yang hadir, kami menyampaikan apresiasi kepada Badan Siber dan Sandi Negara atas terjalinnya kerja sama ini. Bagi kami, pemanfaatan sertifikat elektronik bukan sekadar memenuhi ketentuan regulasi, tetapi merupakan langkah strategis untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, aman, transparan, dan akuntabel,” ujar Bambang.

Bambang mengatakan penerapan sertifikat elektronik dapat menjamin keabsahan dokumen digital, mempercepat administrasi pemerintahan, serta memperkuat perlindungan terhadap data dan informasi pemerintah.

“Melalui penerapan sertifikat elektronik, keabsahan dokumen digital dapat terjamin, proses pelayanan publik menjadi lebih cepat, dan keamanan informasi pemerintah semakin terlindungi. Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Metro dalam mempercepat transformasi digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Menurut Bambang, transformasi digital tidak cukup hanya dengan penerapan teknologi. Penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pembentukan budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi juga diperlukan.

“Keberhasilan transformasi digital membutuhkan komitmen bersama, mulai dari penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” kata Bambang.

Bambang berharap kerja sama dengan BSSN dapat terus diperkuat untuk mengoptimalkan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kota Metro.

“Kami berharap sinergi dengan BSSN terus diperkuat agar implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) semakin optimal dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, terpercaya, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Penandatanganan PKS tersebut dilakukan bersama 20 pemerintah daerah dan instansi lainnya. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan diskusi panel bertajuk “Dari Regulasi ke Implementasi: Pemanfaatan Layanan BSSN untuk Memperkuat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah”.

Diskusi tersebut membahas strategi implementasi keamanan siber sebagai bagian dari percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah.

Sekretaris Utama BSSN Soetedjo Joewono mengatakan pemanfaatan layanan BSrE BSSN terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi digital di kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah.

“Transformasi digital harus berjalan beriringan dengan penguatan keamanan siber. Melalui layanan sertifikat elektronik dan berbagai layanan BSSN lainnya, kami berharap pemerintah daerah mampu membangun ekosistem pemerintahan digital yang aman, andal, serta memberikan perlindungan terhadap data dan informasi strategis negara maupun masyarakat,” kata Soetedjo.

Soetedjo mengatakan kolaborasi antara BSSN dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan siber nasional seiring semakin masifnya pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Kolaborasi antara BSSN dan pemerintah daerah merupakan langkah penting dalam memperkuat ketahanan siber nasional di tengah semakin masifnya pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.

Kerja sama tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kota Metro untuk mempercepat transformasi digital sekaligus memperkuat keamanan sistem informasi pemerintah melalui pemanfaatan sertifikat elektronik sesuai standar nasional. (ADVERTORIAL)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: