Tak terkalahkan hingga semifinal, MA YAPSI akhiri Liga Santri sebagai runner-up(AI/DMY)

HomeBerita

Tak terkalahkan hingga semifinal, MA YAPSI akhiri Liga Santri sebagai runner-up

"Bagi kami, mencapai partai puncak merupakan sebuah proses, bukan hasil akhir. Kekalahan di final justru menjadi motivasi untuk berlatih lebih keras dan mengejar juara pertama."

PGK Adakan Diskusi Sejuk Pra Pilkada
Eva Dwiana serahkan bantuan untuk lansia dan disabilitas di Gang Permukiman Bandar Lampung
DPC GRANAT Lampung Timur peringati nuzulul Quran daring

MEDIATOR.ID, Lampung Barat – Madrasah Aliyah Yayasan Santunan Islam (MA YAPSI) Sumberjaya meraih posisi juara kedua dalam kompetisi futsal Liga Santri yang digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Santri di Kabupaten Lampung Barat, Senin, 2 November 2026.

Tim MA YAPSI harus mengakui keunggulan Pondok Pesantren Nurul Huda dari Giham pada pertandingan final, Minggu, 2 November 2026. Mereka kalah dengan skor 3-1 setelah melalui rangkaian pertandingan selama empat hari tanpa mengalami kekalahan.

Sebelum melaju ke partai puncak, MA YAPSI berhasil mengalahkan tim Pondok Pesantren Nurul Iman asal Sekincau dengan skor 4-2. Hasil tersebut mengantarkan mereka ke final untuk menghadapi Nurul Huda.

Kapten tim futsal MA YAPSI, Deka, siswa kelas XII, mengatakan para pemain bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurut dia, keberhasilan mencapai final merupakan hasil kerja sama seluruh anggota tim, baik selama pertandingan maupun di luar lapangan.

“Kami bersyukur sekali bisa mendapatkan juara kedua. Format kompetisi sistem gugur membuat kami bekerja secara tim untuk menuntaskan kompetisi. Di dalam maupun di luar lapangan, kami bekerja sama mengarungi kompetisi yang cukup panjang,” kata Deka.

Ia menilai kompetisi tersebut memberikan pengalaman berharga bagi para pemain. Meski harus menguras energi dan konsentrasi, rangkaian pertandingan menjadi proses pembelajaran untuk meningkatkan kedewasaan dan kemampuan individu maupun tim.

Deka mengatakan, pencapaian tersebut juga menjadi modal bagi MA YAPSI untuk menghadapi kompetisi antarpelajar yang direncanakan berlangsung di Liwa tahun depan. Ia berharap hasil Liga Santri dapat meningkatkan motivasi pemain untuk memperkuat intensitas latihan di sekolah.

“Walaupun kalah, kami cukup bangga dengan pencapaian ini. Tim ini terbentuk belum lama, tetapi bisa memberikan perlawanan kepada tim-tim yang sudah lebih dahulu terbentuk. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan latihan,” ujarnya.

Ia menegaskan, target meraih juara pertama pada kompetisi berikutnya menjadi dorongan bagi seluruh pemain untuk terus memperbaiki kemampuan dan kekompakan tim.

Kompetisi futsal Liga Santri tersebut berlangsung pada 29 Oktober hingga 2 November 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh panitia Pondok Pesantren Roudlotus Sholihin, Kecamatan Air Hitam, melalui kerja sama dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Barat dan PT Djarum Istimewa.

Kompetisi tersebut diikuti santri pondok pesantren serta siswa madrasah tsanawiyah dan madrasah aliyah dari berbagai wilayah di Kabupaten Lampung Barat. Selain memperebutkan trofi dan uang pembinaan, kegiatan ini menjadi ruang bagi para peserta untuk membangun sportivitas, solidaritas, dan semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Santri. (DMY)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: