Walikota Metro soroti tanggung jawab moral wisudawan UM Metro 2025Bambang Iman Santoso saat menghadiri Sidang Terbuka Senat Universitas Muhammadiyah (UM) Metro pada wisuda tahun 2025. (Advertorial)

HomeBerita

Walikota Metro soroti tanggung jawab moral wisudawan UM Metro 2025

“Kegiatan ini merupakan bukti keberhasilan UM Metro dalam mencetak kader bangsa yang cerdas dan berakhlak.” – Bambang Iman Santoso.

Kota Metro raih KLA 2025, Wali Kota: jangan berhenti di panggung penghargaan
Bambang Iman Santoso dorong penguatan identitas budaya di Muskomwil II APEKSI Jambi
Bambang Iman Santoso: safari Ramadan ajang silaturahmi dan kepedulian

MEDIATOR.ID, Metro – Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menghadiri Sidang Terbuka Senat Universitas Muhammadiyah (UM) Metro pada wisuda tahun 2025 yang meluluskan 1.154 mahasiswa.

Acara berlangsung pada Sabtu, 29 November 2025 di halaman Kampus Universitas Muhammadiyah 3 Metro.

Pada prosesi itu, Bambang menegaskan bahwa capaian akademik UM Metro mencerminkan kesungguhan institusi dalam memperkuat peran pendidikan tinggi di Kota Metro.

“Kegiatan ini merupakan bukti keberhasilan Universitas Muhammadiyah Metro dalam mencetak kader bangsa yang cerdas, berilmu, dan berakhlak mulia,” ujar Bambang dalam sambutan.

Rektor UM Metro, Nyoto Suseno, mengungkapkan perkembangan signifikan dalam penyelenggaraan pendidikan tahun akademik 2025. UM Metro menerima amanah dari Kementerian Agama serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk membuka dua program studi baru: Magister Pendidikan Agama Islam dan S1 Fisioterapi.

Dengan tambahan tersebut, UM Metro kini mengelola 36 program studi terakreditasi, termasuk lima program berakreditasi Unggul dan satu berakreditasi A.

“Tahun ini terdapat 1.189 calon mahasiswa dari 13 negara yang mendaftar, namun hanya tujuh mahasiswa asing yang dapat diterima karena keterbatasan fasilitas,” kata Nyoto.

Dalam pidatonya, Bambang Iman Santoso menyoroti bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum penting dalam perjalanan seorang sarjana.

“Wisuda ini menandai telah diraihnya gelar akademik setelah bertahun-tahun menempuh pendidikan dan kebahagiaan yang dirasakan para wisudawan maupun orang tua merupakan wujud dari perjalanan panjang yang terbayar,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa gelar sarjana membawa tanggung jawab moral bagi lulusan ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Saudara adalah masyarakat intelektual, sehingga tingkah laku dan peran di lingkungan akan menjadi perhatian dan contoh,” katanya.

Bambang berharap seluruh lulusan dapat terus tumbuh menjadi generasi yang bersemangat mewujudkan cita-cita kemerdekaan dan berkontribusi bagi bangsa. (Advertorial)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: