Bobotoh Lampung sambut penggawa Persib melawan Bhayangkara FCSituasi di dalam stadion, saat Bobotoh Lampung sambut penggawa Persib melawan Bhayangkara FC. (Red)

HomeOPINI

Bobotoh Lampung sambut penggawa Persib melawan Bhayangkara FC

"Bukan perkara tiket, bukan juga jarak, bobotoh Persib yang loyal membuktikan kecintaannya terhadap klub kebanggaan dengan datang ke stadion memberikan dukungan dengan hati." - Dede MY

Wali Kota Bandar Lampung bagikan kunci pelayanan publik prima
Bantuan pendidikan Pemkot Bandar Lampung belum terserap optimal, Eva Dwiana ajak warga proaktif
Eva Dwiana: keluarga harus peduli merawat anggota yang sakit

Sebuah kejutan ketika mendengar Persib datang ke Lampung untuk bertanding, biasanya Bobotoh Lampung hanya bisa menyaksikan dari layar kaca, kali ini ada kesempatan menyaksikan pertandingan Persib Bandung secara langsung di stadion Lampung.

Bukan perkara tiket, bukan juga jarak, bobotoh Persib yang loyal membuktikan kecintaannya terhadap klub kebanggaan dengan datang ke stadion memberikan dukungan dengan hati. Menyanyikan yel, membentangkan bendera, mengenakan Jersey, dan shall akan membuat suasana pertandingan semakin seru.

Dukungan suporter akan membuat semangat pemain semakin terbakar, apalagi maung bandung yang bertindak sebagai tamu masih tetap menerima dukungan dari para bobotoh sekalipun bertandang di tanah Lampung.

Bobotoh memang dikenal tersebar diberbagai penjuru, jadi tidak heran penggawa Persib bandung tidak mudah ciut ketika bertandang karna ada Bobotoh yang tersedia menemani.

Selain faktor mental dan strategi, peran suporter amat sangat vital dibalik kesuksesan Persib yang sulit dikalahkan, suporter loyal yang mendukung baik bermain di kandang ataupun bermain tandang menjadikan pemain semakin bergairah dikala bertanding.

Bagi bobotoh yang ada di Kabupaten, menonton Persib ke stadion bagaikan sebuah rekreasi, mereka bisa ajak keluarga dan teman sejawat dengan membawa kendaraan pribadi atau sewa kendaraan umum, mereka datang bergerombol menjadi pemain yang kedua belas dalam laga antara Bhayangkara FC vs Persib Bandung.

Menyaksikan Persib Bandung bersama sanak saudara dan teman tongkrongan menjadi suatu hal yang menarik, mengingat membicarakan kehebatan tim kebanggaan dari jauh itu sudah biasa, tetapi menyaksikan langsung ke stadion akan menjadi kenangan yang sulit dilupakan bagi para Bobotoh Lampung.

Ketika Bobotoh yang penasaran menyaksikan “Abah Bojan” meneriaki pemain di sisi lapangan, atau melihat bagaimana aksi penggawa timnas Indonesia Tom Haye mengatur ritme permainan, kini bisa disaksikan langsung di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung, jadi tidak heran para bobotoh akan melakukan banyak persiapan untuk menikmati pertandingan tim kebanggaan  berlaga.
Bobotoh Lampung Barat Menjadi Saksi.

Dua Minggu sebelum keberangkatan, salah satu teman basa-basi bertanya, apa saya juga ikut menonton persib, pertanyaan itu bukan tanpa alasan, mengingat hal itu jarang terjadi bagi teman-teman yang ada di daerah sebagai penyuka Persib sejak kecil.

Walaupun mereka tidak hidup seperti Bobotoh di Jawa barat, tapi kecintaan mereka pada Persib tidak kalah. Sebagai Bobotoh yang hidup di daerah, mereka juga memiliki berbagai koleksi pernak-pernik Persib bandung, seperti,  Jersey, shal, stiker, bahkan warna kesukaan sama seperti warna klub serba biru. Mereka sangat amat cinta sekali dengan Persib bandung tanpa alasan apapun.

Bahkan salah satu saudara seorang pengusaha Travel Sumberjaya sangat cinta sekali dengan Persib, mood sekeluarga ditentukan karna Persib menang, hampir setiap penampilan Persib di layar kaca tidak pernah kami lewatkan.

Kemudian salah satu pengusaha Bakso Al-Fatih yang ada di kebun tebu respect sekali dengan persaingan Borneo FC dan Persib bandung dibandingkan dengan bersaing dengan Persija, dia juga mengumpulkan teman-teman lainnya untuk menyaksikan pertandingan di bandar Lampung, dia mengajak menyewa kendaraan agar bisa berangkat bersama-sama.

Bhayangkara FC vs Persib di Stadion Pahoman Bandar Lampung.
Lampung memang sudah lama absen dari liga 1, terahir kali Lampung memiliki perwakilan tahun 2019, itu pun hanya semusim, sebelum dan sesudah, masyarakat Lampung tidak pernah punya perwakilan yang otentik bertanding di kasta teratas sepak bola Indonesia. Kini Lampung hadir membawa cerita baru, kolaborasi pihak Pemprov Lampung dengan Bhayangkara FC membuahkan hasil manis, saat ini Guardians of Saburai julukan Bhayangkara sedang bertengger di papan atas liga Indonesia.

Sebagai tim yang baru melenting dari liga 2, pencapaian Bhayangkara terbilang luar biasa, mereka juga berpotensi menjungkalkan sang juara bertahan jika bermain konsisten tanpa kesalahan, karena Persib terkenal dengan sistem permainan yang tersusun rapih.
‎
‎Kemudian Bhayangkara Presisi Lampung sedang dalam tren positif, pemain andalannya yang baru masuk di pertengahan musim ini Mousa Sidibe mencatatkan 10 gol dan 6 assist dari 11 pertandingan, suatu catatan yang tidak mudah diraih pemain lain di liga 1 musim ini.
‎
‎Catatan impresif ini tentu bukan suatu keberuntungan yang datang tiba-tiba, Moussa Sidibe adalah senjata mematikan untuk sektor pertahanan persib dengan kelincahannya membawa si kulit bundar. Mousa Sidibe akan membuat pertahanan Persib kerepotan ketika bola berada di kakinya.
‎
‎Rekor kiper Persib pun bisa terancam karena kemampuan Mousa sidibe yang sangat baik ketika membawa bola di dalam kotak penalti lawan, sekalipun dia di kepung, dia sering kali mampu meloloskan diri karena kemampuannya meliuk-liuk tanpa beban dalam kotak pinalti, jika pemain bertahan persib tidak sabar menghadapi pergerakannya, bisa saja dia dijatuhkan dalam kotak penalti yang sangat menguntungkan untuk bhayangkara FC.
‎
‎Tendangan Moussa Sidibe begitu sangat presisi, dia bisa saja melepaskan umpan-umpan manja yang bisa diterima oleh stiker dengan mudah, sehingga blokade yang di Galang pemain bertahan Persib menjadi sia-sia. Posisi Moussa Sidibe sebagai penyerang sayap akan memudahkannya beroperasi di dalam kotak penalti, sekalipun dijaga para pemain bertahan, dia bisa saja menceploskan bola ke dalam jaring yang di kawal sang kiper Teja Paku Alam dengan tendangan melengkung seperti caranya menceploskan bila ke gawang persija.
‎
‎Bhayangkara FC juga memiliki Ryo Matsumura, gelandang serang yang dipinjam dari klub ibu kota Persija Jakarta sangat faham dengan gaya bermain liga Indonesia yang mengandalkan kekuatan. Ketika menjamu Persib bandung di bandar Lampung pengalamannya sangat berharga karena dia pernah memperkuat rival abadi saat memperkuat klub dari ibu kota jakarta.
‎
‎Dukungan suporter tuan rumah dan kehadiran para Bobotoh Lampung akan membuat tensi pertandingan tidak kalah mautnya ketika bhayangkara membabat persija di kandang, karena Persib berambisi mempertahankan gelar demi mencatatkan rekor juara tiga kali beruntun.
‎
‎Motivasi anak-anak bhayangkara akan membuat pertandingan berjalan menegangkan, tim tuan rumah akan melakukan berbagai cara agar aroma harum mereka terasa lebih kuat lagi dengan cara menjungkalkan tim juara bertahan.
‎
‎Semua potensi akan dimaksimalkan sang pelatih, termasuk peran suporter tuan rumah yang bisa merusak mental bertempur anak-anak Maung Bandung. Sebagai tim promosi, nasibnya amat sangat jauh berbeda dengan dua tim barengannya yang juga promosi dari liga 2 musim ini, tim asal Jogjakarta dan Jepara, mereka sama-sama sedang berjuang untuk memenangkan pertandingan, masing-masing tim berusaha membalikan kepercayaan tim karena catatan hasil buruk, dan satu lagi memperjuangkan agar timnya tidak terlempar kembali ke liga 2 dimusim yang akan datang.

Penulis: Dede Maulana Yusuf
‎
‎

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0