Metro jadi tuan rumah pertemuan guru tiga daerah: menuju sinergi pendidikan dasarSebanyak 1.111 guru SD dari Metro, Pesawaran, dan Lamsel berkumpul dalam agenda Kelompok Kerja Guru (KKG) SD Terpadu. (ADVERTORIAL)

HomeBerita

Metro jadi tuan rumah pertemuan guru tiga daerah: menuju sinergi pendidikan dasar

"Kolaborasi antar guru dari tiga daerah ini menjadi fondasi kuat untuk mencetak generasi unggul yang berkarakter."

Bazar Ramadan, momen bangkitkan perekonomian bagi warga Lampung Timur
Pemkot targetkan selesaikan pembangunan fisik kelurahan di tahun 2023
Tingkatkan Layanan Publik, PN Depok Bertekad Wujudkan Zona Integritas

MEDIATOR.ID, Metro – Sebanyak 1.111 guru Sekolah Dasar dari Kota Metro, Kabupaten Pesawaran, dan Lampung Selatan berkumpul dalam agenda Kelompok Kerja Guru (KKG) SD Terpadu yang digelar serentak pada Sabtu, 17 Mei 2025. Acara yang mengusung semangat kolaborasi lintas wilayah ini berlangsung di tiga titik, yakni SD Negeri 1 Metro Pusat, SD Negeri 5 Metro, dan SD Negeri 6 Metro.

Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Rafieq menekankan pentingnya kolaborasi antardaerah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dasar guna mendukung tercapainya visi nasional mencetak Generasi Emas 2045.

“Kegiatan ini diikuti oleh guru dari berbagai daerah sebanyak 1.111 orang, yang kita harapkan mampu memperkuat sinergi dan berbagi pengalaman antar pendidik sehingga kualitas pendidikan dasar dapat meningkat secara menyeluruh,” ujar Rafieq di hadapan para peserta, Sabtu, 17 Mei 2025.

Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa di masa mendatang. “Saya berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin. Kita perlu menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, yang mampu membimbing anak-anak menuju masa depan yang lebih baik,” imbuhnya.

Tak sekadar seremoni, kegiatan KKG ini diisi dengan berbagai sesi diskusi dan lokakarya. Narasumber berpengalaman di bidang pendidikan dasar hadir membagikan praktik terbaik dan strategi pengajaran di kelas. Para peserta pun diberi ruang untuk saling bertukar ide serta membahas tantangan yang kerap dihadapi di lapangan, mulai dari metode pengajaran hingga pendekatan kepada siswa.

Interaksi langsung antar guru dari berbagai latar belakang wilayah ini dinilai mampu memperkaya perspektif serta membuka jalan bagi kolaborasi lanjutan dalam program pengembangan guru.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Suwandi, menilai forum ini sebagai langkah awal mempererat hubungan antar-KKG se-Lampung. Menurutnya, pertemuan lintas daerah semacam ini diperlukan sebagai wadah koordinasi dan inovasi dalam pengembangan kompetensi guru.

“Melalui acara ini, kami berharap dapat terus bersinergi untuk menciptakan program-program peningkatan kualitas guru. Ini bisa menjadi momentum bagi para guru untuk terus belajar dan berkembang,” tutur Suwandi.

Ia menambahkan, sinergi lintas daerah menjadi kunci penting dalam menciptakan pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman dan tantangan global, terutama dalam menyambut target pembangunan manusia Indonesia ke depan.

Kegiatan KKG SD Terpadu ini menjadi bagian dari respons strategis terhadap tantangan kualitas pendidikan dasar di Indonesia. Kolaborasi antar pendidik dianggap sebagai elemen penting dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan, terutama dalam menghadirkan guru yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter siswa.

Pemerintah Kota Metro, dalam berbagai kesempatan, kerap menekankan pentingnya integrasi program lintas sektoral untuk mendukung ekosistem pendidikan yang dinamis. Dukungan terhadap kegiatan KKG menjadi salah satu bentuk implementasi komitmen tersebut.

Acara yang berlangsung selama sehari penuh ini ditutup dengan penegasan kembali tentang pentingnya konsistensi, sinergi, dan keberlanjutan dalam pengembangan guru sebagai pilar utama pendidikan dasar. (ADVERTORIAL)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0