Potensi dan nilai jual Metro sebagai kota pendidikanKepala Disdikbud Metro, Suwandi. (Adv)

HomeBeritaMetro

Potensi dan nilai jual Metro sebagai kota pendidikan

“Tentu kita berharap dengan segala potensi dan fasilitas yang ada di Kota Metro, dapat memotivasi masyarakat terutama peserta didik dalam menimba ilmu, sehingga tujuan mencetak generasi emas akan terwujud."

Peringati KHN, ratusan dokter lakukan wisata sejarah di Metro
Jaga stabilitas pangan jelang Nataru, Pjs Wali Kota Metro Instruksikan gelar operasi pasar
TIDAR Kota Metro sambut positif isu Gibran sebagai Cawapres Prabowo

MEDIATOR.ID, Metro – Kota Metro yang mengusung visi sebagai kota pendidikan memiliki potensi besar dalam bidang pelayanan pendidikan. Diraihnya SPM Katagori Kota se-Indonesia Tri Wulan ke-4 tahun 2022 di bidang urusan tertinggi dalam pengisian pendidikan dengan capaian persentase 98,27 persen, menambah daya tarik tersendiri bagi penduduk dari luar daerah, untuk menyekolahkan anaknya di Bumi Sai Wawai.

Menariknya, Kota Metro dengan luas daerah yang hanya seluas 68,74 kilometer persegi, namun ketersediaan jumlah tempat pendidikannya tidak sedikit. Berdasarkan Data Pokok Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Indonesia, pada semester genap tahun ajaran 2022-2023, diketahui terdapat sebanyak 310 sekolah berbagai tingkatan mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Kelompok Belajar (KB), Taman Pendidikan Alquran (TPA), Satuan PAUD Sejenis (SPS), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Sekolah Kompetensi Bidang (SKB), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruaan (SMK) dan Sekolah Luar Biasa (SLB), ditambah lagi dengan 11 kampus perguruan tinggi dan layanan pendidikan dari 3693 guru.

Sementara, berdasarkan data Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), dari total puluhan ribu jumlah siswa di Bumi Sai Wawai, sekitar 60 persen dari pelajar SMA dan 80 persen pelajar SMK di Kota Metro merupakan siswa yang berasal dari luar kota.

Kepala Disdikbud Kota Metro, Suwandi berharap dengan segala potensi pendidikan yang ada, akan menetaskan generasi terdidik yang punya kualitas dan daya saing yang baik, sehingga akan selaras dengan visi Pemkot Metro untuk melahirkan Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang).

“Tentu kita berharap dengan segala potensi dan fasilitas yang ada di Kota Metro, dapat memotivasi masyarakat terutama peserta didik dalam menimba ilmu, sehingga tujuan mencetak generasi emas akan terwujud,” kata Suwandi, Kamis, 15 Februari 2023.

Menurut Suwandi, Kota Metro memiliki visi pembangunan untuk menjadikan Kota Metro sebagai kota pendidikan dalam artian, kota yang masyarakatnya berbudaya belajar.

“Budaya belajar yang dimaksud diharap dapat mewujudkan pribadi-pribadi masyarakat yang unggul dan mempunyai daya saing yang baik. Dengan terpeliharanya budaya bersaing, diharapkan akan tercipta iklim bersaing yang sehat dan kompetitif,” tukasnya.

Sejumlah upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan, terus digencarkan oleh Pemkot Metro melalui gerakan-gerakan dan kegiatan literasi untuk meningkatkan minat baca dan menambah wawasan, serta melestarikan budaya diskusi dan menulis. Seperti misalnya Gebyar Literasi, Deklarasi Program Sekolah Penggerak Tingkat Pendidikan Anak Usia Dini-Holistik Integratif (PAUD-HI), kegiatan Satuan Pendidik Rumah Anak, Sekolah Inklusi dan kegiatan Stimulasi, Deteksi, Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK), Giat Diskusi Buku, dan serangkaian acara peringatan tahunan seperti dalam memperingati Hari Kunjung Perpustakaan (HKP), Hari Guru dan Literasi Ramadhan. (Adv)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0